SABTU, 27 AGUSTUS 2016

YOGYAKARTA --- Di bidang perikanan budi daya, Kabupaten Sleman menunjukkan peningkatan produksi yang signifikan. Namun, agar bisa lebih bersaing di pasar regional dan global, kualitas ikan budi daya di Sleman masih perlu lebih ditingkatkan.


Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sleman, pada musim baik para pembudi daya ikan di Sleman mampu memproduksi sebanyak 100.000 benih ikan dan 60 Ton ikan konsumsi perbulan. Sementara di musim yang kurang baik, budi daya ikan di Sleman masih mampu menghasilkan 30.000 benih dan 24.000 Ton ikan konsumsi setiap bulannya. 

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Hediati Soeharto, dalam sambutannya dalam Temu Lapang dan Penyerahan Bantuan Sarana Prasarana Perikanan di Pasar Ikan Tradisional Mina Nogotirto, Sleman, Jumat (26/8/2016).

Titiek mengatakan, budi daya ikan di Sleman yang terus meningkat menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mulai tertarik mengembangkan perikanan. Namun  demikian, Titiek mengingatkan, produksi ikan yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun harus diimbangi dengan peningkatan kualitas produksi ikan, agar mampu bersaing di pasar regional dan global.

Diakui Titiek, dalam upaya peningkatan kuantitas dan kualitas produksi ikan, masih ditemui sejumlah kendala. Antara lain, terbatasnya lahan, masih mahalnya harga pakan, terbatasnya sumber daya manusia dan masih perlunya peningkatan keterampilan dan kemampuan petani ikan.

Namun, lanjut Titiek, Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktorat Jenderal Budi Daya terus mendorong kualitas perikanan budi daya melalui berbagai program bantuan. Tidak hanya bantuan alat dan sarana prasarana, melainkan juga berbagai program pelatihan dan pendampingan.

Untuk itu, Titiek Soeharto meminta kepada Dinas Pertanian dan Perikanan Sleman agar bisa mengarahkan para petani dan pembudi daya ikan, agar bisa memanfaatkan berbagai program KKP tersebut. 

"Saya sendiri saat ini datang untuk menyalurkan bantuan dari KKP berupa sarana prasana perikanan, dan untuk memastikan program-program tersebut berjalan sebagaimana mestinya dan mengawasi beragam bantuan telah disalurkan tepat sasaran" pungkas Titiek. 
(koko)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: