SENIN, 8 AGUSTUS 2016

PONTIANAK ---  Sudah kedua kalinya dua lahan gambut di Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kalimantan Barat (Kalbar) terbakar. Kebakaran pertama terjadi pada Jumat (5/8/2016). Hari ini Senin, kembali terbakar.  Alhasil warga setempat pun memadamkan api kebakaran lahan gambut dengan alat seadanya berupa ember. Ada juga yang melapor ke pemadam kebakaran meminta pertolongan.


Selain itu juga, warga melapor ke kepolisian setempat. Supaya api cepat padam. Mengingat, lokasi kebakaran dekat sekali lokasi pemukiman penduduk.

“Warga, Satpol PP, kepolisian, kelurahan, kecamatan dan Damkar Siantan turun memadamkan api kebakaran lahan gambut,” tutur warga  Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak bernama Sahlani, Senin (8/8/2016).

Lahan yang terbakar itu berukuran 45x100 meter sejak siang baru bisa dipadamkan sore harinya.  

“Di musim kemarau ini, memang sering ditemui adanya pembakaran lahan. Selain untuk pertanian, pembukaan lahan kerap dilakukan pengembang perumahan,” ujarya.

Ia menyayangkan, pembukaan lahan masih dengan cara dibakar. Itu tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan.

“Kita sayangkan kalau pembukaan lahan dengan cara dibakar. Kita berharap aparat dan pemerintah bisa lebih aktif turun memantau titik-titik rawan terjadinya kebakaran,” ucapnya.


Warga lainya, Andi Sahron menduga, lahan gambut itu sengaja dibakar. Hal itu dilakukan guna meminimalkan anggaran atau dana saat pembukaan lahan. Diduga yang membakar adalah pengembang perumahan.

“Diduga dibakar oleh oknum pekerja pembuka lahan pembangunan perumahan, Kebakaran di lahan gambut ini sudah dua kali. Akibat dari pembakaran itu mengalami kabut asap. Saat terjadi kebakaran malamnya lingkungan kami penuh asap. Selain pandangan, juga mengganggu pernapasan,” ucapnya.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: