SABTU, 27 AGUSTUS 2016

MAUMERE --- Pemadaman listrik bergilir di Kabupaten Sikka yang sudah berlangsung selama hampir setahun lebih menyebabkan warga masyarakat Kabupaten Sikka merasa jenuh. Pihak PLN Area Flores Bagian Timur (FBT) sepertinya masa bodoh.

Pemadaman bergilir yang dilakukan PLN area FBT setiap tiga hari sekali.
“Listrik masih padam saja di Kota Maumere padahal di Kota Larantuka listrik sudah tidak padam lagi” ujar Gregorius Tendi  kesal.

Warga Kota Maumere yang ditemui  Cendana News di kelurahan Waioti, Sabtu (27/8/2016) mengaku kesal akibat pemdaman bergilir yang dilakukan PLN selama 4 jam setiap tiga hari sekali. Akibat pemadaman kata Tendi, beberapa alat elektronik miliknya mengalami kerusakan.

“Televisi saya satu jebol akibat tegangan tidak stabil dan tiba-tiba listrik padam di bulan Januari kemarin. Kami kesal tapi mau protes kemana, akhirnya pasrah saja” tuturnya.

Tendi meminta agar pihak PLN segera mengatasi persoalan ini. Bila daya tidak mencukupi atau defisit tanyanya, kenapa PLN selalu menyetujui permintaan penambahan daya bagi pelanggan perumahan maupun industri.

“Sudah tahu dayanya kurang kenapa tidak cari solusi malah menambah persoalan lagi” kritiknya.

Hal senada juga disampaikan Imelda Nona Seli seorang ibu rumah tangga yang ditemui Cendana News di areal pertokoan saat sedang berbelanja. Ketika ditanyai Cendana News apakah listrik di rumahnya sering padam, dirinya dengan lantang menjawab.

Kantor PLN area Flores Bagian Timur di kota Maumere
“Bapak tidak usah tanya lagi, kami sudah capek kalau bicara tentang PLN ini. Kami mau protes juga tidak ada gunanya, kan perusahaan listrik cuma mereka saja jadi bisa sesuka hati” ungkapnya marah.

Seli mengakui, pemadaman listrik secara bergilir membuat masyarakat merasa tidak aman dan selalu waspada sebab pemadaman sering dilakukan pada malam hari sejak pukul 18.00 WITA hingga pukul 22.00 WITA.

“Lima bulan lalu dalam sehari listrik selalu padam, tapi sejak sekitar tiga bulan lalu cuma padam tiga hari sekali. Apakah memang pihak PLN sudah tidak mampu mengatasi hal ini?” tanyanya.

Baik Tendi maupun Lince meminta agar PLN jangan hanya menekan pelanggan dan mencari keuntungan saja tapi tidak memberikan pelayanan yang memuaskan .Jika manager PLN Maumere dan Manager PLN Area FBT tidak mampu lebih baik keduanya dicopot saja.
(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: