MINGGU, 7 AGUSTUS 2016

MATARAM --- Pelaksanaan Musabbaqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN) NTB telah ditutup secara resmi. Usai MTQN peserta MTQN dari berbagai daerah di Indonesia diharapkan bisa tetap menjalin silaturrahmi dengan peserta lain. Juga diharapkan tidak menjadikan MTQN sebagai ajang mengejar prestasi semata.


"Kepada semua peserta, MTQN diharapkan tidak saja dijadikan sebagai ajang mengejar prestasi sebagai juara semata, tapi bagaiman melalui MTQ diharapkan bisa banyak melahirkan generasi qur'ani," kata Menteri Agama, Lukman Hakim Saefudin di Mataram, Sabtu malam (6/8/2016).

Melalui ajang MTQN juga diharapkan akan bisa terus melahirkan dan mengembangkan keahlian bidang seni membaca Al-Qur'an di kalangan generasi muda, sehingga nilai dan ajaran yang terkandung di dalamnya juga bisa diamalkan dalam kehidupan sehari - hari.

Disebutkan, sampai saat ini saja di seluruh Indonesia, ada tiga ribu lebih para qori dan qoriah yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Qori dan Qoriah (IPQO) Indonesia, dimana anggotanya rata-rata merupakan qori-qoriah terbaik yang pernah mendapatkan juara nasional dan internasional.

"Harapannya melalui ajang MTQN juga, masyarakat akan terus semakin mencintai, mempelajari serta mengamalkan ajaran yang terkandung di dalam Al-Qur'an,"sebutnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Zainul Majdi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat NTB yang telah berpartisipasi mensukseskan even tersebut. Sebagai tuan rumah, masyarakat NTB telah menunjukkan keramahan dan partisipasi yang tinggi. 

“MTQ telah menumbuhkan gairah mencintai Al-Qur’an kita. Karena itulah saya bangga kepada seluruh masyarakat NTB yang berjibaku mensukseskan MTQN, kemeriahan MTQN akan terusmembekas di hati masyarakat NTB,“ tuturnya.
[Turmuzi]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: