SENIN, 15 AGUSTUS 2016

YOGYAKARTA --- Ribuan warga Yogyakarta dibuat terpukau dengan gelar pameran alat utama sistem pertahanan (alutsista) Tentara Nasional Republik Indonesia di Yogyakarta, Senin (15/8/2016). Pameran bertajuk Independence Day Military Expo (IDME) 2016, melibatkan seluruh angkatan bersenjata baik udara, darat dan laut.


Ratusan jenis alutsista dipamerkan di anjungan atrium Jogja City Mall Yogyakarta dalam gelar IDME 2016, lengkap dengan brigade mobil dan personilnya. Komando Daerah Militer IV Diponegoro mengerahkan sebanyak 202 personil dalam gelaran pameran. Sementara, kesatuan lain juga mengirimkan personilnya, antara lain dari Satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebanyak 56 personil, Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad) sebanyak 241 personil, dan sejumlah personil dari Kepolisian RI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Koordinator IDME 2016, Letnan Kolonel Infanteri Iriyanto, ditemui di lokasi pameran usai gelar kirab dan atraksi Drum Band Akademi Angkatan Udara (AAU) mengungkapkan, sebanyak 200 lebih jenis persenjataan dipamerkan di 22 stand. Sementara untuk peralatan perang berukuran besar seperti tank, kendaraan peluncur roket yang disebut Astros buatan Brasil dan banyak lagi ditempatkan di ruang terbuka.

Selain digelar dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan RI, pameran melibatkan semua unsur pertahanan itu juga sebagai wujud tanggung-jawab Pemerintah kepada rakyat yang telah membayar pajak. 

"Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan salah satu dari kekuatan kita yang juga berasal dari uang rakyat,"ujar Iriyanto, yang dalam kesehariannya menjabat sebagai Kepala Seksi Operasi Komando Rayon Militer 072 Pamungkas Yogyakarta.

Gelar pameran alutsista yang dibuka malam ini oleh Gubernur DIY, Komandan Lanud Adisucipto, Gubernur AAU Yogyakarta dan Komandan Korem 072 Pamungkas dan Kapolda DIY, sore tadi telah dimeriahkan dengan parade drum band dari AAU dan pasukan Yonif 403/WP serta Kopassus.


Parade Drum Band diberangkatkan dari Komplek Kepatihan Kantor Gubernuran DIY, didahului kendaraan berat dari TNI AD. Turut dalam parade drum band itu, Sri Sulan HB X yang diarak menggunakan kendaraan perang jenis Panhard, diikuti tiga kendaraan anoa di belakangnya.

Sultan HB X mengenakan baju doreng, diiring bersama jajaran petinggi militer di Yogyakarta dan Kapolda DIY. Setiba di lokasi pameran, drum band gabungan dari AAU, Yonif 403/WP dan Kopassus beratraksi di hadapan para petinggi. Decak kagum ribuan warga mewarnai atraksi drum band tersebut. 
[Koko Triarko] 
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: