SABTU, 20 AGUSTUS 2016

BANDUNG --- Guillain Barre Syndrome (GBS) atau kenaikan sel darah pada cairan otak adalah salah satu penyakit yang bisa mengakibatkan penderitanya lumpuh permanen bahkan meninggal dunia. Mantan penyanyi cilik era 1980-an, Ogest Yogaswara (42) harus menggunakan kursi roda di sepanjang hidupnya karena menderita penyakit ini.


Kendati demikian belum habis semangat Ogest untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Tak hanya itu, disetiap pentasnya ia kerap memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai bahaya GBS.

"Saya sudah beberapa kali bikin pertunjukan tentang sosialisasi GBS agar masyarakat tahu seperti apa penyakit ini," ujar Ogest, Sabtu (20/8/2016).

Menurutnya, warga di tempat terpencil cenderung menghubungkan penyakit ini dengan mistis. Karena itu, Ogest merasa perlu memberikan pengetahuan untuk menangani orang-orang yang terkena GBS.

"Lebih khususnya memberikan wawasan kepada keluarga atau orang terdekatnya, karena GBS sangat berbahaya bisa berakibat meninggal dunia," ucapnya.

Ogest terkena GBS saat usianya menginjak 17 tahun. Diakui, kala pertama kali mengidap penyakit ini ia sempat frustasi lantaran berpikiran cita-citanya akan ikut hancur. Dalam kondisi seperti itu, peran orang terdekat sangat diperlukan untuk memompa motivasi.

"Sekarang GBS-nya sudah hilang, tapi ini saya lumpuh karena pengaruh dari GBS itu sendiri," ujarnya.

Ogest berharap, masyarakat lainnya yang juga memilki keterbatasan fisik tetap semangat untuk meraih mimpinya. Ia sampaikan, lebih baik menjadi orang kecil yang memiliki keterbatasan tapi berguna bagi orang lain, daripada sebaliknya.

"Mudah-mudahan karya saya tidak hanya bersifat komersil tapi bisa memotivasi penderita difabel lainnya. Mudah-mudahan orang yang menderita penyakit seperti saya bisa kuat dan sabar," pungkasnya.
[Rianto Nudiansyah]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: