SABTU, 27 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- Hingga kini infrastruktur jalan desa di Provinsi Kalimantan Barat belum maksimal. Jalan berlicin dikala hujan, dan berdebu disaat musim kemarau menghiasi aktifitas di jalan menuju Desa Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya.


Menurut warga Desa Sungai Enau, Sahur, jalan menuju desanya dari dahulu hingga sekarang tidak ada upaya perbaikan. Jika pun ada, itu dilakukan pas ada kegiatan atau event pemerintah kabupaten saja.

“Sejak Indonesia merdeka sampai sekarang, jalan menuju desa ini begini. Kita sudah berulang-ulang meminta upaya perbaikan. Iya-iya saja jawababannya,”  tuturnya, kepada Cendana News, Sabtu (27/8/2016).

Dikatakan, potensi desa di wilayahnya banyak. Di antaranya, cabai, karet, buah cempedak, buah rambutan, dan durian.

“Jadi, kita membawa hasil bumi harus pakai kapal klotok ke kota. Ya waktunya agak lama. Dan mahal,” ucapnya.


Ia berujar banyak warga pasrah dengan menjual hasil buminya ke para tengkulak di desanya. Itu dilakukan karena tidak ada ada pilihan lain. Sebab, warga desa butuh hidup.

Dirinya berharap, pemerintah setempat memperhatikan jalan desa. Sebab, bagaimana pun juga desa di wilayahnya memiliki potensi yang perlu dikembangkan. Selain itu sentuhan pembangunan juga harus dilakukan.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: