KAMIS, 18 AGUSTUS 2016

MATARAM --- Harus diakui keberadaan media memiliki peranan sangat penting dan strategis di tengah masyarakat dalam mendorong kesadaran bersama masyarakat meminimalisir berbagai bentuk tindakan diskriminatif terhadap perempuan.


"Karena itulah untuk mewujudkan hal tersebut, media diharapkan peran tersebut dengan menghadirkan liputan dan pemberitaan yang sehat kepada masyarakat sebagai wahana memberikan pendidikan dan penyadaran," kata Kordinator Program Solidritas Perempuan Nasional, Dinda Nur Annisa Yura di acara FGD dengan sejumlah media di Mataram, Kamis (18/8/2016).

Menurut Dinda, bagaimana terjadinya berbagai bentuk kekerasan dan tindakan diskriminatif terhadap perempuan di tengah, selain karena masih mengakar kuatnya budaya patriarki, juga karena masih minimnya pemahaman dalam memposisikan perempuan, itulah keberadaan media memiliki peran strategis.

Aktivis perempuan dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) NTB, Lili Agustin mengungkapkan, untuk meminimalisir berbagai bentuk tindakan dan perlakukan diskriminatif terhadap perempuan, selain melibatkan peran serta media secara aktif melalui pemberitaan yang berpihak terhadap perempuan.

"Harus dibangun kesepahaman bersama dengan tokoh agama dan budaya sebagai kelompok yang banyak didengar dan memiliki pengaruh di tengah masyarakat, demikian upaya meminimalisir berbagai bentuk diskriminasi terhadap perempuan bisa diwujudkan," tutupnya.
[Turmuzi]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: