KAMIS, 11 AGUSTUS 2016

BANDUNG --- Atlet Tim panjat tebing Jawa Barat dilibatkan pada Kejuaraan Panjat Tebing bertajuk "Eiger Independence Sport Climbing Competition (EISCC)" 2016, di Eiger Flagship Store, Seminyak, Bali, pada 15-17 Agustus mendatang. Hal ini diharapkan bisa menjadi modal sebelum mentas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jabar.


Wakil manajer tim Pelatda PON panjat tebing Jawa Barat, Tedi Ekek menyampaikan ada enam atlet yang akan ambil bagian di kejuaran internasional tersebut.

Keenam atlet itu yakni, Syabbudin, Lukman, Berdi, Aminudin yang akan berlaga di nomor Speed. Lalu Beti di nomor Bouldering (jalur pendek) dan M Rizal di nomor Lead Climbing.

"Untuk di PON XIX nanti sebenarnya kami ada sebanyak 27 atlet, tapi  untuk ikut di EISCC  kita hanya kirimkan enam atlet saja. Sisanya  ingin fokus berlatih di sini (Bandung)," ujar Tedi di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (11/8/2016).

Kendati hanya enam atlet, ia berharap semuanya bisa memberikan hasil yang terbaik dengan menujukan kualitasnya. Demikian akan mejadi modal percaya diri ketika mentas di ajang PON XIX. 

"Kejuaraan EISCC ini untuk menambah poin mereka untuk di tingkat selanjutnya. Apalagi poin di Kejuaraan itu juga cukup besar. Mereka ingin mengejar peringkat Indonesia dan Internasional," katanya.

PON sendiri digelar pada 17-29 September mendatang. Pihaknya menargetkan lima medali emas di hajat olah raga nasional yang digelar empat tahun sekali tersebut. Karena itu setelah mengikuti EISCC 2016, enam atlet itu akan langsung difokuskan dalam pelatihan untuk mentas di PON XIX. 

"Jangan sampai target lima medali emas dari 18 nomor yang dipertandingkan di PON XIX/2016 tidak tercapai gara-gara persiapan tidak maksimal," ujarnya.

Lebih lanjut, salah satu altet Jabar pun baru saja keluar sebagai runner up, di kejuaran internasional setara Asia, yaitu Toni Mamili. Dikatakan, salah satu atlet unggulannya itu tak dilibatkan di EISCC

"Kita juga rencana mau menurunkan Toni Mamili. Tapi dia (Toni) baru pulang dari Kejuaraan Asia Championship di Tiongkok. Padahal disana (Tiongkok) ia berhasil menempati peringkat dua," tukasnya. (Rianto Nudiansyah)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: