RABU, 17 AGUSTUS 2016

BALI --- Jika kita berkunjung ke kawasan Kuta, nampak sejumlah wisatawan mancanegara berseliweran ke sana ke mari. Mereka bercengkrama dan berjalan-jalan di trotoar jalan. Tak ayal, kawasan Kuta dikenal sebagai kampung turis. Nyaris seperti tak berada di Indonesia jika kita berada di jantung pariwisata Bali ini. Tak terkecuali di Pantai Kuta. Di pantai berpasir putih ini sejumlah wisatawan dari berbagai belahan dunia nampak asyik bermain deburan ombak. Tak sedikit yang bermain sufring. Banyak juga yang sekadar bermandi sinar mentari.


Kendati nyaris tak seperti di Indonesia, namun kali ini, saat Indonesia tengah merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71, kawasan Kuta begitu Indonesia. Bendera raksasa nampak terpancang di beberapa titik di pinggir pantai. Sang Saka Merah Putih berkibar gagah ditiup semilir angin pantai.

Suasana keindonesiaan juga begitu kental di mana para pedagang banyak menjual layang-layang Merah Putih. Saat Cendana News mengunjungi Pantai Kuta, seorang bocah nampak asyik bermain layang-layang Merah Putih. Ia nampak serius menerbangkan layang-layang yang dibelinya seharga Rp2.000 ke udara.

Bocah asli Kuta bernama Adi itu nampak serius. Meski sudah berusaha sekuat tenaga, namun sesekali layang-layangnya jatuh tersungkur. Ia tak patah semangat. Diterbangkan lagi layang-layang itu ke udara. 

"Anginnya terlalu keras. Jadi, layang-layangnya goyang dan turun lagi ke bawah," kata Adi saat ditemui Cendana News‎, Rabu (17/8/2016).

Sejumlah turis yang sedang menikmati indahnya sunset di Pantai Kuta tergerak membantu Adi. Mereka mencoba memegangi layang-layang Adi. Bocah 8 tahun itu berlari menjauh mengulur benang. Begitu saat tepat, layang-layang itu dilepas dan berhasil mengudara tinggi.


Axl, turis asal Australia mengaku tahu jika hari ini Indonesia tengah merayakan HUT Kemerdekaan. 

"Yang saya tahu hari ini adalah perayaan Kemerdekaan Indonesia. Betul begitu bukan? Sangat meriah di sini. Saya melihat beberapa kegiatan unik yang digelar masyarakat Indonesia," katanya.

Ya, meski bergaul dalam kancah global, namun keindonesiaan warga di Kuta tak pernah pudar.
[Bobby Andalan]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: