JUMAT, 12 AGUSTUS 2016

SOLO --- Terhentinya kiprah pembalap Indonesia, Rio Haryanto di ajang Fomula One (F1), mengundang simpatik warga Solo, Jawa Tengah. Seperti yang dilakukan sejumlah warga Solo berdatangan di rumah Rio yang berada di jalan Slamet Riyadi, dan melakukan aksi tanda tangan wujud dukungan kepada Rio Haryanto.


Aksi dukungan terhadap Rio meski harus tersingkir dari ajang balapan jet darat tersebut dilakukan dengan menuliskan pesan dukungan di lembaran kain putih. Warga di Solo ini sangat menyayangkan sikap pemerintah yang dinilai tidak mendukung penuh dengan kiprah putra terbaik bangsa di ajanag F1 tersebut.

“Sangat disayangkan sekali, pembalap andalan Indonesia harus terhenti karena tidak bisa melunasi biaya yang dibebankan. Sebenarnya jika pemerintah mendukung penuh dan membiayai Rio, perjuangan selama ini tidak harus berhenti sampai disini saja,” ujar Sudarsono kepada awak media, Jumat (12/8/2016).


Aksi warga dengan membubuhkan tanda tangan dan menuliskan pesan yang digelar Jumat sore ini   untuk tetap memberikan semangat dan dukungan meski Pembalap kelahiran Solo itu harus pulang kampung. Warga Solo ini mengaku sedih dengan nasib yang dialami Rio Haryanto yang harus digantikan Estaben Ocon pembalan dari Prancis.   

“Kalau seperti ini Pemerintah berarti hanya setengah hati memberikan dukungannya kepada Rio. Hanya karena terkendala biaya, yang seharusnya dapat ditutup Negara justru tidak bisa dilunasi sampai akhirnya harus tersingkir,” tambah Saifduin warga Solo yang juga menyayangkan sikap pemerintah terhadap pembalap 23 tahun tersebut.

Dukungan di atas bentangan kain putih yang dipasang di pintu gerbang rumah Rio, menarik simpati pengguna jalan. Warga Solo terlihat silih berganti memberikan dukungan dengan menuliskan dukungan dan memberi semangat kepada Rio.  

Sementara itu, menurut penjaga rumah Rio, Zain, sejak mendengar Rio dicoret dari tim Manor Racing, orang tua Rio langsung ke Jakarta. Menurut Zain, keluarga sementara waktu akan tinggal di Jakarta. (Harun Alrosid) 
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: