SENIN, 22 AGUSTUS 2016

LAMPUNG --- Kondisi jalan Provinsi di ruas Kecamatan Penengahan ke arah Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan hingga kini tetap dibiarkan dalam kondisi menganga pada bagian sisi kiri dengan hanya ditandai kayu dan karung sebagai bendera dan bambu yang befungsi sebagai peringatan agar pengendara lebih berhati hati di ruas jalan provinsi tersebut. Hingga saat ini kerusakan jalan berlokasi di Desa Semanak Kecamatan Bakauheni terjadi dengan adanya longsoran tanah pada sisi jembatan yang berakibat gorong-gorong amblas sehingga membahayakan pengguna jalan.


Salah satu warga Kecamatan Rajabasa,Udin (36) mengaku was-was saat malam hari melintas di lokasi yang amblas tersebut karena tidak ada lampu penerangan. Ia juga mengeluhkan dengan belum adanya upaya melakukan perbaikan jalan yang menghubungkan beberapa kecamatan dan berstatus sebagai jalan provinsi tersebut. Padahal saat ini ruas jalan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat untuk menuju lokasi wisata serta ke area perkebunan milik masyarakat.

Udin mengungkapkan saat musim kemarau seperti saat ini kerusakan terlihat tak begitu terlihat, namun saat musim penghujan dipastikan akan terjadi longsor di gorong gorong serta jembatan yang amblas tersebut. Ia berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan jalan yang rusak agar kerusakan lebih parah. Ia mengaku miris melihat kondisi ruas jalan provinsi yang rusak sementara jalan ruas kabupaten hingga ke desa-desa sudah mulus dengan aspal hotmix.


Terkait kerusakan ruas jalan pesisir tersebut, Kepala Unit pelayanan Teknis (KUPT) Dinas Pekerjaan Umum Kecamatan Bakauheni, Kecamatan Ketapang dan kecamatan Penengahan, Budi mengungkapkan, kerusakan gorong gorong jembatan sudah terjadi sejak tahun 2014. Pihak KUPT bahkan sudah menyampaikan kerusakan di beberapa ruas jalan provinsi tersebut ke dinas PU Lampung Selatan.

"Pernah kami sampaikan ke dinas PU kabupaten agar ruas jalan tersebut segera diperbaiki dengan menyampaikan ke Dinas PU Provinsi namun belum ada upaya perbaikan di jalan tersebut," ungkap Ka UPT Dinas Pekerjaan Umum Budi saat dikonfirmasi media Cendana News, Senin (22/8/2016).

Ia mengakui usulan perbaikan jalan Provinsi pada ruas jalan tersebut yang sudah diperbaiki diantaranya jembatan amblas di Desa Tamanbaru dan Desa Sukabaru dengan upaya perbaikan permanen. Perbaikan dilakukan untuk memberi keleluasaan bagi pengendara terutama kendaraan roda empat yang akan melewati jalan tersebut.


Berbeda dengan ruas jalan provinsi yang kondisinya memprihatinkan penampakan berbeda terlihat pada ruas jalan kabupaten yang justru terlihat mulus bahkan dibangun dengan aspal hotmix.

Jalan kabupaten ruas Desa Totoharjo hingga menuju Desa Kelawi Kecamatan Penengahan kini terlihat mulus dan sering digunakan warga untuk menuju ke area perkebunan dan area wisata diantaranya pantai Blebug dan beberapa pantai di sekitar pesisir Rajabasa.

Kepala UPT Dinas Pekerjaan Umum Kecamatan Penengahan, Budi mengungkapkan saat ini jalan kabupaten ang sudah dilakukan perbaikan sepanjang 2550 meter berupa jalan aspal hotmik dengan tambahan rigid sepanjang 200 meter. Selain dirigid pada bagian tanjakan dan turunan dilakukan proses pembuatan talud untuk menahan longsor dan jalur air.

Jalan ruas Way Baka-Totoharjo tersebut semula hanya berupa jalan batu dan sebagian aspal rusak namun kini dari total sebanyak 8 kilometer sudah diperbaiki sebagian.


“Perbaikan untuk tahap selanjutnya sudah diusulkan ke kabupaten agar bisa dilanjutkan hingga ke arah pantai Blebug” ungkap Budi.

Selain itu ratusan warga yang tinggal di ruas Jalan Kelawi berharap beberapa kilometer ruas jalan yang belum diaspal akan segera mendapat jatah perbaikan pada tahun selanjutnya agar masyarakat bisa melakukan aktifitas harian ke kecamatan lain lebih mudah.

“Terbukanya akses jalan dari Totoharjo tembus ke Kelawi sudah bisa menghemat waktu satu jam dibanding jika harus memutar melewati jalur lain” ungkap Dendi salah satu warga Dusun Blebug Desa Totoharjo.

Pantauan Cendana News, jalan ruas pesisir yang merupakan jalur wisata tersebut pada hari libur ramai dilalui para wisatawan. Namun akibat kerusakan di ruas tersebut wisatawan lebih menyukai untuk menggunakan jalan arah Kalianda untuk menuju beberapa tempat wisata diantaranya Pantai Kunjir, Pantai Kahay, Pantai Batu Balak, Pulau Mengkudu serta beberapa tempat wisata yang saat hari libur banyak dikunjungi wisatawan.
(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: