SELASA, 9 AGUSTUS 2016

BANYUMAS --- Museum Bank BRI merupakan satu-satunya museum perbankan yang ada di Indonesia yang terletak di pusat kota Purwokerto dengan nama “Hulp-En Spaarbank Der Inlandsche Bestuurs Amatenaren “atau Bank Bantuan Priyayi Pribumi yang didirikan pada tanggal 6 Desember 1895 yang kemudian di jadikan sebagai hari kelahiran BRI.


“Bank BRI sendiri mengalami beberapa kali penggantian nama yang antara lain Bank Koperasi, Tani dan Nelayan (BKTN) tahun 1960. Akhirnya pada tahun 1967 menjadi Bank Rakyat Indonesia. Museum Bank Rakyat Indonesia ini setiap harinya dibuka untuk umum kecuali hari Jum’at dan Sabtu ditutup untuk pemeliharaan dan kebersihan. Para pengunjung terutama rombongan dianjurkan untuk memberitahu terlebih dhulu mengenai waktu kunjungan dan pengunjung tanpa dipungut biaya retribusi “Jelas Errysa Bhaktiardhi Charisna, petugas Museum BRI  kepada Cendana News, Selasa (9/8/2016).

Museum BRI menyimpan banyak benda-benda sejarah berdirinya BRI di Indonesia memiliki koleksi lengkap sejarah mata uang Indonesia sejak zaman majapahit, selain itu juga alat alat pendukung perbankan lainnya berdasarkan tahun.

“Selain tersimpan koleksi benda-benda sejarah berdirinya Bank BRI, di sini juga tersimpan koleksi mata uang dari jaman Majapahit sampai setelah kemerdekaan,“jelasnya.


Disebutkan, untuk kunjungan biasanya dari instansi ataupun institusi tertentu, biasanya waktu dekat ujian atau semester. Banyak juga yang dari Mahasiswa untuk bahan materi tugas biasanya menjelang ujian atau kegiatan semesteran. Sedangkan untuk pengunjung dari masyarakat umum itu bisanya disaat liburan 

“Pengunjung tahun ini saja bisa capai 1.600 pengunjung  per bulan. Kalau kunjungan tahun kemarin 2015 dalam satu tahunnya bisa mencapai 11.000 pengunjung,“tutup Errysa.
[Yusfi Wawan Sepriyadi]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: