KAMIS, 18 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Kondisi kesehatan kejiwaan (Psikologi) Jessica Kumala Wongso (27), terdakwa tunggal kasus perkara "Kopi Sianida" menurut Dr. Natalia Widiasih Harjanti, seorang Psikiater Forensik dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) dr. Cipto Mangunkusumo dinyatakan sehat dan sama sekali tidak mengalami gangguan kejiwaan yang berat.


Sebelumnya diketahui Jessica Kumala Wongso memang sempat dibawa oleh petugas dari Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya  menjalani pemeriksaan kesehatan kejiwaan secara intensif di Departemen Psikiatri RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, tepatnya antara tanggal 11 hingga 16 Februari 2016

Menurut keterangan Dr. Natalia Widiasih Harjanti dalam kesaksiannya di persidangan, Jessica pada saat itu memang sempat menjalani pemeriksaan secara intensif oleh Dr. Natalia bersama dua rekan Psikiater lainnya dengan menggunakan metode wawancara secara menyeluruh  secara lengkap dan detil terkait dengan Jessica Kumala Wongso.

Saat memberikan keterangan dalam persidangan Jessica, Natalia mengatakan "secara singkatnya, berdasarkan hasil pemeriksaan Visum et Repertum (VeR) Psikiatrum yang dilakukan kepada saudara Jessica secara intensif dan menyeluruh, kondisi kesehatan kejiwaan Jessica dinyatakan sehat dan tidak ada tanda-tanda bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan yang berat" katanya kepada Majelis Hakim dalam persidangan Jessica di PN Jakarta Pusat, Kamis siang (18/8/2016).


"Berdasarkan kesimpulan kami, pada saat Jessica Kumala Wongso menjalani pemeriksaan intensif terkait dengan kondisi seputar kesehatan jiwanya di Departemen Psikiatri Forensik RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo pada bulan Februari 2016 yang lalu, maka dengan demikian kami menyimpulkan bahwa yang bersangkutan dinyatakan sehat dan tidak terdapat kelainan terkait dengan kondisi kejiwaannya" demikian dikatakan Dr. Natalia Widiasih Harjanti kepada Majelis Hakim di PN Jakarta Pusat.

Natalia dalam persidangan sempat menjelaskan bahwa Tim Departemen Forensik RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo mengaku mendapatkan data dan informasi terkait tentang Jessica melaui pihak penyidik, dalam hal ini adalah Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Diantaranya adalah rekaman percakapan, rekaman pembicaraan telepon, print out chart, rekaman CCTV di Kafe Olivier dan berbagai barang bukti lainnya.

Berdasarkan pantauan Cendana News langsung dari Ruang Sidang Mr. Koesoemah Atmadja 2, PN Jakarta Pusat, Kamis sore (18/8/2016) sejak pagi hingga menjelang pukul 16:00 WIB, persidangan lanjutan Jessica Kumala Wongso tampak masih terlihat kembali dilanjutkan, setelah sebelumnya sempat diistirahatkan untuk keperluan Sholat dan makan siang.(Eko Sulestyono)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: