SENIN, 15 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Menurut keterangan resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, perkembangan nilai ekspor Indonesia sepanjang bulan Juli 2016 tercatat sebesar 9,51 miliar dolar Amerika (USD) atau cenderung mengalami penurunan sebesar 26,67%, jika dibandingkan dengan nilai ekspor Indonesia pada bulan Juni 2016 sebelumnya.


Penyebab turunnya nilai ekspor Indonesia pada bulan Juli 2016 salah satunya karena dipengaruhi dengan adanya libur panjang sebelum dan sesudah Lebaran Hari Raya Idhul Fitri 2016 selama satu minggu, sehingga banyak perusahaan yang meliburkan karyawannya dan menghentikan kegiatan ekspor ke luar negeri maupun kegiatan impor dari luar negeri.

"Adanya libur panjang berkaitan dengan Lebaran Hari Raya Idhul Fitri 2016 ternyata mempengaruhi kegiatan Ekspor Indonesia, dimana pada bulan Juli 2016 ekspor Indonesia tercatat sebesar 9,51 miliar US Dolar atau mengalami penurunan sebesar 26,67 %" kata Kepala BPS Pusat, Drs. Suryamin, dalam jumpa pers di Kantor BPS Pusat, Jalan Dr. Soetomo, Pasar Baru Jakarta Pusat.


Drs. Suryamin mengatakan "karena pada setiap menjelang datangnya Lebaran Hari Raya Idhul Fitri, hampir semua perusahaan meliburkan karyawannya dan menghentikan kegiatan produksinya selama satu minggu, sehingga mempengaruhi kegiatan ekspor Indonesia keluar negeri, sehingga ekspor kita menurun dibandingkan bulan Juni 2016" katanya saat jumpa pers, Senin (15/8/2016).

Suryamin juga menjelaskan bisa dikatakan dari tahun ke tahun, pada setiap menjelang datangnya Lebaran Hari Raya Idhul Fitri kegiatan ekspor maupun impor Indonesia memang cenderung selalu mengalami penurunan, namun setelah Lebaran, ekspor dan impor Indonesia perlahan akan berangsur-angsur normal dan mengalami peningkatan.(Eko Sulestyono)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: