MINGGU, 21 AGUSTUS 2016

SUMBAWA --- Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melakukan panen raya jagung bersama petani Desa Tanga, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).


Dalam kesempatan tersebut, Mentan mengajak para petani untuk tetap semangat dan secara serius bekerja mengelola lahan pertanian yang ada untuk meningkatkan produksi pertanian dan meningkatkan swasembada pangan nasional dan berjanji tidak akan ada impor yang bisa merusak harga jagung dalam negeri.

"Saya berjanji tidak akan ada import jagung lagi di Indonesia yang bisa merugikan petani," kata Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman di acara panen raya jagung bersama petani Sumbawa, Minggu (21/8/2016).

Disebutkan, pihaknya tutup keran import, demi melindungi petani dan haga jagung dalam negeri. Untuk harga sendiri, petani jagung tidak perlu lagi khawatir, karena presiden telah mengeluarkan Kepres yang mengatur harga jagung, di mana harga minimal adalah 3.500 perkilo dan Bulog wajib membeli jagung petani.

Mentan juga menjelaskan, sesuai data BPS, pertanian menyumbang peningkatan ekonomi tertinggi di Indonesia, produksi padi tahun 2015 tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Indeks ketahanan pangan Indonesia tertinggi di dunia.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan pompa air untuk petani Kabupaten Sumbawa sebanyak 50 buah, Kabupaten Bima 50 buah dan Kabupaten Sumbawa Barat 5 buah.

"Bantuan Pompa diberikan diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk bercocok tanam,"tutupnya.
[Turmuzi]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: