SELASA, 9 AGUSTUS 2016

BANDUNG --- Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung, Elly Wasliah akan terjunkan tim guna menghadapi Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah yang jatuh pada September mendatang. Hal ini dilakukan agar masyarakat merasa aman ketika hendak membeli hewan qurban.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung, Elly Wasliah
"Akan ada 70 personel yang memantau kesehatan hewan tersebut, dan kita juga akan bekerjasama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia cabang Jawa Barat yang rencananya dimulai pada awal September sampai H-1 Idul Adha," ujar Elly di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Selasa (9/8/2016).

Tim kesehatan qurban Distan KP Kota Bandung sudah memeriksa 26.919 ekor hewan tercatat sejak tahun 2015 lalu. Dimana terdiri dari 22.145 ekor domba dan 4.774 ekor sapi. Dari pemeriksaan itu, ada 1.304 domba dinyatakan tidak layak karena tidak cukup umur. Sisanya 98 ekor, dinyatakan tidak sehat.

"Kalau sapi ada sekitar 16 ekor dinyatakan tidak layak dari segi umur," ungkapnya.

Kini pihaknya pun menyiapkan kalung sehat sebagai identitas hewan qurban yang dinyatakan layak dan sehat. Ia mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban yang ditandai kalung tersebut, karena sudah melalui proses pendataan dan pemeriksaan sesuai dengan ketentuan.

"Tahun ini kita siapkan sebanyak 30 ribu kalung sehat untuk hewan qurban yang memenuhi kriteria," katanya.

Menurutnya, masyarakat harus tahu ciri-ciri hewan yang sehat dan layak dijadikan qurban. Indikasinya hanya tiga itu, yaitu hewan tidak cacat, sehat dan cukup umur. Untuk hewan qurban kriteria sehat memiliki ciri yang meliputi mulut, hidung, telinga dan anus bersih, normal ditandai pula bola mata yang jernih.

"Pada kulit tidak terdapat penyakit dan hewan bergerak aktif," terangnya

Sementara untuk kategori layak, yakni umur hewan tersebut harus seusai kriteria untuk dijadikan qurban. Misalnya saja sapi, harus diatas umur dua tahun

"Ini biasanya ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap," pungkasnya.(Rianto Nudiansyah)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: