SELASA, 30 AGUSTUS 2016

BALIKPAPAN --- Pemerintah Kota Balikpapan optimis dengan diaktifkannya pelabuhan Somber yang lama tak digunakan menjadi pelabuhan niaga, akan menekan harga kebutuhan pokok di kota ini sebesar 30%. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud dalam focus group diskusi Pelabuhan lokomotif ekonomi Balikpapan yang diselenggarakan Forum Jurnalis Ekonomi Balikpapan bersama Bank Mandiri, Senin (29/8/2016).

Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas'ud
Rahmad menilai pembukaan pelabuhan niaga mampu mengurangi biaya logistik kepelabuhanan hingga 30%. Sehingga harga kebutuhan pokok pastinya akan turun dari harga yang sekarang.

"Sekarang saja harga gula pasir belum turun, dengan Pelabuhan Somber akan mengurangi atau menurunkan harga dipasar," katanya Senin (29/8/2016).

Ia mengatakan pengoperasian pelabuhan nantinya akan dikelola oleh perusahaan daerah. Sehinggga tidak mempengaruhi keuangan daerah dan tidak akan menambah beban anggaran daerah yang kini kondisinya defisit.

"Nantinya pelabuhan ini akan menjadi sumber pendapatan baru bagi kota. Kita memanfaatkan aset pemerintah yang ada dan tidak menambah beban bagi pemerintah," tegasnya.

Rahmad menargetkan pelabuhan Somber akan beroperasi tahun ini, dan regulasinya nanti akan diatur bersama.

"Kita lihat nanti regulasinya, tidak akan tumpang tindih dengan Pelabuhan yang sudah beroperasi, makanya akan diatur," ujarnya.
(Ferry Cahyanti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: