RABU, 24 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- Sudah empat hari ini, lahan gambut seluas dua hektar terbakar di Jalan Purnama Ujung, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Api semakin menjalar karena tiupan angin yang sangat kencang. Hingga akhirnya merembet ke lokasi lahan gambut lainnya. Hal tersebut menyebabkan kabut asap pekat hingga tempat lainnya.


Pemadam kebakaran  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak dalam memadamkan api mengalami kendala air. Dimana parit di lokasi kejadian mengering karena kemarau yang melanda bumi Khatulistiwa sejak 3 pekan ini.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Kota Pontianak, Edy Haryanto menyebutkan, lahan gambut ini terbakar karena kelailain pemilik lahan.

“Penyebab kelalaian dari pemilik lahan. Mereka meninggalnya,” teganya, di lokasi kejadin, Rabu (24/8/2016).

Disebutkan, di Kota Pontianak sendiri titik kebakaran lahan jumlahnya puluhan. Namun demikian, dirinya mengeluhkan sumber air.

“34 titik kekabaran lahan di Pontianak. Apinya cukup besar. Kendaraan hanya dua. Sumber air susah. Maka kita harus cari sumber air yang sangat jauh. Kendalanya sumber air sedikit,” ucapnya.

Dirinya juga menyayangkan, terkait informasi lokasi kebakaran selalu simpang siur. Itu juga yang menyulitkan petugas ke lokasi kejadian.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: