SENIN, 8 AGUSTUS 2016

MATARAM --- Langkah pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia yang akan memangkas dana transfer ke daerah dinilai akan mempengaruhi proses kebijakan pembangunan di daerah.


"Harus diakui, hampir sebagian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Nusa Tenggara Barat (NTB) masih banyak mengandalkan dana transfer dan dana perimbangan dari pusat" kata Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin di Mataram, Senin (8/8/2016).

Menurutnya, beberapa program pembangunan prioritas yang mungkin akan terkena dampak kebijakan pemangkasan dana transfer ke daerah oleh pemerintah pusat adalah program pengentasan kemiskinan termasuk beberapa program prioritas lain.

Tapi memang saya dengar, dana transfer daerah bidang penanganan kemiskinan tidak akan diganggu, tapi menyasar program lain, tapi bagaimanapun tetap akan menimbulkan dampak.

"Karena itulah diperlukan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah, jangan sampai kebijakan yang tujuannya untuk efisiensi, malah menimbulkan dampak kurang baik bagi program pembangunan dalam rangkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat" pungkasnya.(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: