JUMAT, 12 AGUSTUS 2016

SUMENEP --- Kekecewaan para pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang menjadi korban relokasi terus menggebu, sehingga dari berbagai permintaan yang tidak ditanggapi oleh pemerintah daerah setempat, akhirnya mereka nekat ingin kembali ke tempat semula, yaitu Taman Adipura pada Jumat (12/8/2016) sore. Karena ditempat yang lama pendapatan para pedagang tersebut terus menurun drastis.

Para pedagang sedang berhadapan dengan Satpol PP saat hendak berjualan di Taman Adipura, Kabupaten Sumenep.

Ratusan pedagang yang dipindahkan ke lapangan kerapan sapi Giling, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep secara bersama-sama mendatangi areal Taman Adipura atau yang dikenal Taman Bunga untuk berjualan. Namun sayang setelah sampai disisi sebelah timur taman tersebut mereka dihadang oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) daerah setempat, akibatnya percekcokan tak terhindarkan, namun beruntung suasana masih bisa ditenangkan hingga tidak terjadi bentrok antara pedagang dan petugas.

“Kami ingin kembali berjualan ditimur sisi Taman Bunga untuk cari makan, karena ditempat yang baru pendapatan yang diperoleh menurun drastis. Kami ini punya tanggungan memenuhi kebutuhan hidup keluarga, kalau begini caranya kita dibikin sengsara dengan kebijakan yang tidak berpihak kepada para pedagang,” kata Moh. Hasan, salah seorang pedagang yang menjadi korban relokasi, Jumat (12/8/2016) sore.


Disebutkan, bahwa pihaknya bersama para pedagang lainnya akan terus bertahan berada ditempat sebelah timur Taman Adipura untuk berjualan, karena tempat yang disediakan oleh pemerintah daerah sangat tidak refresentatif, sehingga pedagang merasa dirugikan. Keberadaan tempat yang baru sama sekali tidak menjanjikan, sebab barang dagangan yang mereka jajalkan jarang laku akibat sepi pengunjung.

“Tolong perhatikan nasib kami yang juga ingin mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Berjualan ini merupakan satu-satunya mata pencaharian kami untuk mendapatkan rezeki,” jelasnya.

Meskipun dihadang oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) para pedagang tetap bertahan berada di sisi timur areal Taman Bunga, sehingga mereka tetap ingin berjualan ditempat tersebut guna bisa mendapatkan penghasilan yang layak.(M. Fahrul)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: