RABU, 3 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Tim kuasa hukum sekaligus pengacara terdakwa Jessica Kumala Wongso dalam kasus perkara "kopi racun sianida" hingga persidangan kesepuluh di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tersebut menyatakan bahwa dari semua keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan belum ada satupun saksi memberatkan tersangka Jessica Kumala Wongso.


Demikian dikatakan Otto Hasibuan S.H., ketua tim kuasa hukum sekaligus pengacara Jessica kepada wartawan di PN Jakarta Pusat sebelum dimulainya agenda persidangan yang rencananya akan dibuka pada sekitar pukul 09:00 WIB di Ruang Kartika 1, Gedung PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu pagi (3/8/2016).

Menurut Otto Hasibuan, dalam agenda persidangan kesepuluh tersebut rencana akan menghadirkan beberapa saksi anggota kepolisian dari Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat dan beberapa keterangan dari saksi ahli. Namun Otto Hasibuan mengaku tidak mengetahui secara pasti apa saja yang akan disampaikan para saksi memberikan keterangan di depan Majelis Hakim yang memimpin jalannya persidangan.

Otto Hasibuan mengatakan "kami sebagai kuasa hukum sekaligus pengacara Jessica meyakini sampai saat ini bisa dikatakan belum ada saksi yang keterangannya akan memberatkan klien kami (Jessica), salah satu indikatornya adalah hingga saat ini belum ada satupun saksi yang dihadirkan JPU yang mengaku melihat Jessica menaruh racun sianida ke dalam gelas Vietnamese Ice Coffe yang sempat diminum oleh korban Wayan Mirna Salihin di Kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, tanggal 6 Januari 2016 yang lalu" katanya di Gedung PN Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).

"Hingga saat ini terhitung sudah 18 orang saksi yang telah dihadirkan pihak JPU untuk dimintai keterangannya oleh Majelis Hakim, antara lain Edi Darmawan Salihin ayah Wayan Mirna, Arief Soemarko suami Wayan Mirna dan I Made Sandy Salihin saudara kembar Wayan Mirna, Hani Juwita Boon sahabat sekaligus teman dekat Wayan Mirna dan kemudian juga beberapa karyawan Kafe Olivier lainnya, namun tidak ada satupun dari mereka yang mengaju melihat Jesiica menaruh racun sianida ke dalam gelas minuman Vietnamese Ice Coffe" kata Otto Hasibuan kepada wartawan.

Pantauan langsung Cendana News langsung dari Ruang Sidang Kartika 1, Gedung PN Jakarta Pusat, hingga pukul 09:00 WIB, tampak terlihat belum ada tanda-tanda jalannya persidangan akan segera dimulai. Seperti pada persidangan sebelumnya, biasanya persidangan baru akan dimulai sekitar pukul 10:00 WIB. Sementara itu puluhan anggota petugas kepolisian gabungan dari Polsek Kemayoran, Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya tampak terlihat melakukan penjagaan di sekitar Gedung PN Jakarta Pusat.(Eko Sulestyono)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: