KAMIS, 11 AGUSTUS 2016

MATARAM --- Wakil Gubernur Nusa Tenggra Barat (NTB), Muhammad Amin, meminta supaya program pengampunan pajak yang diberlakukan pemerintah pusat diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh setiap perusahaan yang selama ini banyak menunggak untuk membayar sesuai ketentuan yang ada.


"Kepada semua perusahaan yang masih menunggak atau tidak pernah membayar pajak, program pengampunan pajak jangan sampai disia-siakan" kata Amin di Mataram, Kamis (11/8/2016)

Menurutnya, akan sangat disayangkan kalau sampai kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik, karena hanya berlaku sampai 21 Maret 2017, setelah itu, tidak ada lagi pengampunan, selain dikenakan pidana penjara, juga dikenakan denda besar

Ia mengatakan, dalam program pengampunan pajak, perusahaan yang menunggak pajak, selain mendapatkan keringan nilai pajak yang dibayarkan, kerahasiaan data perusahaan bersangkutan juga dijamin, termasuk bebas dari pidana.

"Di NTB sendiri tidak bisa dipungkiri berdasarkan laporan yang pernah saya terima ada banyak perusahaan, terutama perhotelan, restoran dan rumah makan yang menunggak pajak" pungkasnya.

Sebelumnya berdasarkan catatan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Mataram ada ratusan perusahaan jasa perhotelan, restoran dan rumah makan yang menunggak pajak yang nilainya mencapai ratusan miliar, bahkan Pemkot Mataram sebelumnya menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Mataram untuk melakukan penagihan.(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: