SENIN, 8 AGUSTUS 2016

BALIKPAPAN --- Tingginya angka pengangguran di kota Balikpapan yang mencapai 7 ribuan, ternyata juga menjadi perhatian DPRD Balikpapan. Dari jumlah pengangguran itu didominasi oleh lulusan SMA dan Sarjana.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Ida Prahastuty, pemerintah harus banyak memiliki program pelatihan kerja yang nyata dan sesuai dengan peluang bisnis di 'kota minyak'. Hal itu dilakukan agar pencari kerja lulusan SMA dan sarjana tidak hanya mengandalkan pembukaan lowongan pada pegawai negeri, namun bisa berwirausaha.

"Pemerintah harus banyak program pelatihan yang sesuai dengan segmen pasar. Itu modal buat berwirausaha dan bagus bila memiliki jiwa enterpreneur," tuturnya saat ditemui diruang kerjanya Senin (8/8/2016).

Ia menilai dengan menyediakan bibit enterpreneur muda tentunya akan mengurangi jumlah pengangguran. Bahkan akan membuka peluang tenaga kerja baru untuk lokal. 

"Yang dilakukan pemerintah membuka pelatihan kerja sudah bagus, tapi kalau bisa diperbanyak lagi program pelatihannya dengan menggandeng perusahaan-perusahaan di Balikpapan," tandasnya.

Bahkan pihaknya optimis, dengan kapasitas dan kemampuan stakeholder pendidikan di Balikpapan sekarang ini, ke depan bisa merealisasikan enterpreneur muda.

"Adanya enterpreneur muda sekaligus menyikapi persaingan dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean," tutupnya.
[Ferry Cahyanti]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: