JUMAT, 5 AGUSTUS 2016

MATARAM --- Gelar pameran sejarah kebudayaan islam nusantara yang berlangsung di acara pelaksanaan Musabbqah Tilawatil Qur'an Nasional (MTQN), Nusa Tenggara Barat (NTB) diikuti oleh sejumlah Provinsi di Indonesia, NTB termasuk yang ikut mengikuti gelaran pameran kebudayaan islam nusantara.


Sejumlah benda peninggalan sejarah masuknya islam ke NTB nampak dipajang di setiap rak stand pameran, mulai, keris, tongkat hingga kitab kuning gundul.

"Semua benda-benda yang dipajang di acara pemeran kebudayaan islam nusantara tersebut, semuanya murni benda peninggalan sejarah masa lampau, terutama sejarah masuknya islam ke NTB" kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Priwisata NTB, Mohammad Faozal di Mataram, Jum'at (5/8/2016).

Menurutnya, pameran dilaksanakan, selain sebagai bentuk memeriahkan pameran khazanah kebudayaan islam nusantara di MTQN, juga untuk memperkenalkan dan mempromosikan kebdayaan islam di NTB.

Dikatakan, pada acara pameran kebudayaan islam nusantara, selain menghadirkan benda peninggalan sejarah yang terdapat di musium NTB, juga menghadirkan peninggalan sejarah kebudayaan islam Kesultanan Bima, Kesultanan Sumba dan masjid tua, Desa Adat Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

"Antusiasme masyarakat dari hari pertama pameran cukup tinggi mengunjungi dan melihat secara langsung pameran sejarah kebudayaan islam nusantara, baik dari warga NTB maupun luar NTB".

pantauan Cendana News, masjid tua, Desa adat Bayan, Kabupaten Lombok Utara dan wayang golek yang digunakan para sunan menyiarkan islam di NTB, terutama di Lombok, paling banyak dikunjungi dan dilihat warga.(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: