KAMIS, 11 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Bertempat di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, beberapa saat yang lalu baru saja selesai acara Launching Gerakan Sadar Hukum sekaligus Seminar tentang Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Acara seminar tersebut dimulai sekitar pukul 09:30 WIB dan berakhir pada pukul 11:30 WIB.

Irman Gusman (kiri) Ketua DPD RI dan GKR Hemas, Fahira IdrisWakil Ketua DPD RI (kanan)
Hadir dalam acara launching dan seminar tersebut antara lain Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jendral Polisi Suntana, Ketua Dewan Pemilihan Daerah (DPD) RI Irman Gusman, GKR Hemas Wakil Ketua DPD RI, Mantan Menakertrans Fahmi Idris, pengacara Sunan Kalijaga S.H. dan Fahira Idris Wakil Ketua Komite III DPD RI.

Acara dimulai pada sekitar pukul 09:30 WIB, Kamis pagi (11/8/2016) dibuka dengan pidato sambutan-sambutan, kemudian dilanjutkan dengan pemukulan gong secara seremonial yang dilakukan oleh Ketua DPD RI Irman Gusman didampingi seluruh pejabat dan tokoh-tokoh penting lainnya yang hadir dalam acara tersebut.

Acara launching diakhiri dengan sesi foto bersama
Fahira Idris, penggagas Gerakan Sadar Hukum dalam sambutan pidatonya mengatakan "bisa dikatakan Indonesia saat ini dalam keadaan darurat kekerasan, berikut beberapa fakta dan data terkait dengan kasus perkara kekerasan terhadap anak dan perempuan, Rata-rata setiap dua jam ada 2 sampai 3 perempuan yang menjadi korban beragam kekerasan seksual, berarti ada sekitar 35 perempuan yang tercatat menjadi korban kekerasan seksual setiap harinya" katanya saat di Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis pagi (11/8/2016).

"Sementara itu dalam lima tahun terakhir saja jumlah kekerasan terhadap anak di seluruh Indonesia menembus sekitar 21,6 juta kasus dimana sekitar 58 % merupakan kasus kekerasan seksual, di Indonesia kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya, dan khususnya di Ibukota Jakarta tercatat sebagai salah satu Provinsi dengan kasus jumlah kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak terbanyak" kata Fahira Idris, Wakil Ketua Komite III DPD RI di Jakarta.(Eko Sulestyono)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: