RABU, 17 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, ‎seluruh toko kelontong menutup usahanya selama sehari ini.


Itu dilakukan demi untuk ikut upacara bendera. Diakui pemilik toko kelontong di Jalan Tanjungpura, Kota Pontianak, ‎Jun Pin Hie, ia menutup toko kelontong karena mengikuti upacara bendera atas kesadarannya.

"Ini murni kesadaran saya. Setiap tahun saya ikut upacara bendera," ucapnya, Rabu, 17 Agustus 2016.

Dijelaskan, setiap harinya ia mendapat keuntungan dari usahanya itu belasan juta rupiah. Namun demikian, dirinya bangga setiap tahunnya bisa ikut melaksanakan upacara bendera di lapangan.


"Ini kebanggaan saya jadi warga negara Indonesia bisa ikut upacara bendera 17 Agustus. Tentunya ini juga kesadaran saya di keluarga supaya mereka turut dalam upacara bendera," ujarnya.

Disebutkan juga Presiden Soeharto. Karena dengan kepemimpinan Bapak Pembangunan itu ekonomi Indonesia lebih baik dan maju.

"Saya pengagum pak Presiden RI Soeharto. Karena beliau jasanya tiada lawan lah. Bayangkan aja ekonomi maju pada masa itu maju pesat," tuturnya.


Pemilik toko kelontong lainya di Jalan Gajah Mada Kota Pontianak bernama Ahon menuturkan, menututup usahanya itu selama dua hari. Itu dilakukan demi untuk penghormatan para pejuang yang memperjuangkan kemerdekaan.

"Dua hari saya tutup, hari ini dan besok. Saya tadi upacara bendera di Keboen Sayoek Kota Pontianak bersama enam, satu istri saya. Saya bawa semua. Karena upacara bendera itu penting dan wajib dilakukan," tuturnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan di ruas jalan utama di Kota Pontianak tampak lengang. Hanya ada beberapa kendaraan roda dua empat lalu lalang. Biasanya, keramaian dan kemacetan di ruas jalan utama setiap harinya.

Kondisi cuaca saat ini di Kota Pontianak panas menyengat. Ditambah kabut asap juga menyelimuti kota ini. (Aceng Mukaram)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: