SENIN, 15 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Perkembangan upah nominal harian buruh tani secara nasional menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat sepanjang bulan Juli 2016 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,18 % jika dibandingkan dengan upah buruh tani pada bulan Juni 2016 sebelumnya, yaitu dari Rp. 47.898 menjadi 47.985 per hari. Namun upah buruh secara riil tercatat mengalami penurunan sebesar 0,57 %.


Sedangkan upah nominal harian buruh bangunan golongan tukang yang bukan mandir pada bulan Juli 2016 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,14 % jika dibandingkan upah tukang pada bulan Juni 2016 sebelumnya, yaitu dari Rp. 82.028 menjadi Rp. 82.143 per hari. Sedangkan upah tukang secara riil tercatat mengalami penurunan sebesar 0,55 %.

Perkembangan rata-rata upah buruh tani pada bulan bulan Juni 2016 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,18 % jika dibandingkan dengan upah buruh tani pada bulan Juni 2016, yaitu dari Rp. 47.898 menjadi Rp. 47.985 per hari. Sedangkan upah buruh secara riil tercatat mengalami penurunan sebesar 0,57 % jika dibandingkan antara bulan Juli dengan bulan Juni 2016, yaitu dari Rp. 37.421 menjadi Rp. 37.208 per hari.

Sementara itu perkembangan upah buruh informal di perkotaan yang bukan mandor jika dibandingkan dengan antara bulan Juli 2016 dengan bulan Juni 2016 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,14 %, yaitu dari Rp. 82.028 menjadi Rp. 82.143 per hari. Sedangkan upah riil buruh bukan mandor pada bulan Juli tercatat mengalami penurunan sebesar 0,55 %, yaitu dari Rp. 65.997 menjadi Rp. 65.636 per hari.


Sedangkan perkembangan rata-rata nominal upah buruh potong rambut wanita per kepala antara bulan Juli 2016 dengan bulan Juni 2016 tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,61 %, yaitu dari Rp. 24.486 menjadi Rp. 24.636 per hari. Sementara itu upah riil bulan Juli 2016 jika dibandingkan dengan bulan Juni 2016 tercatat mengalami penurunan sebesar 0,08 %, dari Rp. 19.701 menjadi Rp. 19.685 per hari.

Sementara itu, perkembangan upah rata-rata nominal Pembantu Rumah Tangga (PRT) pada bulan Juli 2016 mengalami kenaikan sebesar 0,18 %, yaitu dari Rp. 361.245 menjadi Rp. 361.896 per bulan jika dibandingkan pada bulan Juni 2016. Sedangkan upah riil PRT pada bulan Juli 2016 mengalami penurunan sebesar 0,51 %, yaitu dari Rp. 290.647 menjadi Rp. 289.170 per bulan.

"Perkembangan rata-rata upah pekerja atau buruh tani secara nasional bulan Juli 2016 meningkat sebesar 0,18 % jika dibandingkan dengan upah pekerja atau buruh tani pada bulan Juni 2016, yaitu dari Rp. 47.898 menjadi Rp. 47.985 per hari, sedangkan upah nominal buruh bangunan atau tukang yang bukan mandor pada bulan Juli 2016 meningkat sebesar 0,14 % jika dibandingkan dengan bulan Juni 2016, yaitu dari Rp. 82.028 menjadi Rp. 82.143 per hari, sedangkan upah riil nya menurun sebesar 0,55 %" demikian kata Drs. Suryamin, Kepala BPS Pusat, Senin siang (15/8/2016).
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: