SENIN, 8 AGUSTUS 2016

MAUMERE ---  Pemerintah kabupaten Sikka melalui dinas Pekerjaan Umum Pertambangan dan Energi (PU Tamben) menggunakan dana DAK melakukan pembangunan jalan menuju kecamatan Mapitara. Pembangunan dilakukan untuk membuka isolasi dan memudahkan untuk melakukan evakuasi warga bila terjadi letusan Gunung Api Egon.


Plt. Kadis PU Tamben Sikka, Boy Satrio melalui Yulius R. Ludji, PPK bidang PPPJ menyebutkan, sebagai daerah bencana, Mapitara membutuhkan akses jalan yang layak sehingga mudah melakukan proses evakuasi.

“Selama ini sudah ada akses jalan namun kondisinya sangat memprihatinkan sehingga proses evakuasi sering terhambat. Ini yang menyebabkan perbaikan jalan ke wilayah ini dijadikan prioritas,” sebutnya kepada Cendana News, Senin (8/8/2016).

Dijelaskannya, selain ruas Bola-Hale di selatan, juga ada Waigete-Galit di sebelah timur dan Hale-Kilowair di sebelah barat. Dengan adanya 3 akses jalan, tentunya akan ada jalur evakuasi alternatif bila salah satu jalur mengalami kendala.

Jalur Waigete-Galit memiliki panjang 7 kilometer dikerjakan memakai dana DAK IPD sebesar 8,3 miliar rupiah. Pengerjaannya dilakukan PT.Ultrakindo dengan lama pengerjaan 120 hari kalender.

Sementara itu jalur Hale-Kilowair memiliki panjang 7 kilometer dibangun memakai dana DAK IPD sebesar 14,3 miliar rupiah. Pengerjaannya dilakukan PT.Waigete Abadi dengan konsultan pengawas Pt.Bayu Pratama. Waktu pengerjaan 210 hari kalender.


Untuk menghubungkan dengan jalan negara trans Flores, jelas Ludji, dibangun jalur Kilowair-Patiahu sepanjang 4,5 kilometer yang dikerjakan PT.Waigete Abadi memakai dana DAK Reguler. Anggaran yang disediakan sebesar 6,6 miliar rupiah dimana waktu pengerjaannya 210 hari kalender.

“Semua jalur jalan akan dihotmix dan dilakukan pelebaran dari sebelumnya 3 meter menjadi 4 meter,” ungkapnya.
[Ebed De Rosary]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: