SABTU, 20 AGUSTUS 2016

MAUMERE --- Kelompok suporter sepakbola Persami Mania dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) kabupaten Sikka memberikan bantuan kepada  warga Watutedang, korban abrasi pantai.


Bantuan yang diberikan merupakan sumbangan sukarela yang dihimpun dari warga masyarakat kota Maumere. Demikian disampaikan Edmond Bura perwakilan Persami Mania kepada Cendana News, Sabtu (20/8/2016) usai menyerahkan bantuan di lokasi bencana.

Dikatakan Edmond, Persami Mania merupakan kelompok suporter yang berasal dari berbagai suku, agama dan bukan organisasi politik. Bantuan yang diberikan jangan dilihat dari nilainya tapi ini merupakan bentuk kepedulian.

“Ini bantuan ala kadarnya karena waktu pengumpulan dananya singkat sehingga hanya dikumpul dari beberapa anggota saja,” ujarnya.

Edmond meminta bantuan yang diberikan jangan dikaitkan dengan politik apalagi pihaknya menggandeng mantan caleg partai Demokrat yang juga seorang anak muda warga kecamatan Lela guna bersama memberikan bantuan.

“Kami merupakan perkumpulan yang anggotanya dari siapa saja tanpa melihat latar belakang seseorang apalagi tokoh politik. Siapapun warga Sikka boleh bergabung,” tuturnya.

Sekertaris kecamatan Magepanda ini berpesan agar warga Watutedang dan kecamatan Lela yang ingin bergabung jangan sungkan. Organisasi suporter ini bukan hanya berasal dari orang di kota Maumere saja tapi yang di desa juga bisa menjadi anggota.

“Kami tidak ada urusan dengan politik, kami bantu karena sebagai sesama warga masyarakat Sikka kami ingin menunjukan bentuk kepedulian kami,” ungkapnya.

Siapapun yang ingin bergabung melakukan keguatan sosial pihaknya menerima dengan tangan terbuka.Tidak ada kepentingan politik apapaun lanjutnya dan ini murni aksi sosial.

Charles Betrandi anggota DPRD Sikka asal fraksi PAN mengatakan hal serupa. Pihaknya tidak menilai bantuan ini dengan uang tapi menghargai kepedullian Persami Mania dan Yuston dalam membantu warga.

Sementara itu warga melalui Kades Watutedang Yustinus Reko mengucapkan terima kasih atas kepedulian Persami Mania dan Yuston selaku anak muda yang juga warga kecamatan Lela.

“Bantuan yang diberikan akan dipergunakan membangun rumah tapi bukan di lokasi bencana saat ini tapi di lokasi lain yang lebih aman,” papparnya.

Untuk diketahui, 5 rumah warga desa Watutedang mengalami rusak parah akibat hantaman gelombang pasang yang merupakan dampak dari abrasi pantai. Gelombang besar yang menerjang deretan rumah tersebut Rabu  (3/8/2016) menyebabkan dapur dan halaman belekang rumah warga tersbut hanur diterjang ombak.

Warga juga sepakat untuk tidak lagi membangun rumah di lokasi semula karena takut akan terkena terjangan gelombang pasang kembali.Apalagi tanah di bagian belakang rumah mereka sudah semakin tergerus air laut dan runtuh.

Bantuan yang diberikan berupa seng, semen dan pakaian yang sangat berguna bagi korban bencana. Meski jumlahnya tidak seberapa  warga yang ditemui Cendana News merasa bersyukur ada warga Sikka lain yang peduli terhadap nasib mereka.


Disaksikan Cendana News, warga terlihat antusias menyambut rombongan suporter dan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan.Rumah warga yang terkena bencana terlihat semua gentengnya sudah dilepas.

Bagian belakang halaman rumah sudah terkikis air dan hanya tersisa bangunan dapur dan kamar mandi yang pondasinya pun sebagian sudah hancur tergerus gelombang pantai selatan yang terus menerjang.
[Ebed De Rosary]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: