SELASA, 16 AGUSTUS 2016

BANDUNG --- Sekira dua bulan selama gelaran PON XIX/2016 Jawa Barat (Jabar) digelar, Persib Bandung tak bisa menjalani laga kandang pada lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 di markasnya. Bahkan, skuat asuhan Djadjang Nurdjaman kemungkinan besar harus terusir dari Jabar, mengingat rata-rata stadion sedang diproyeksikan untuk hajat olahraga nasional empat tahunan itu.


Pada laga terakhir, pasukan Maung Bandung menjamu Barito Putra di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (13/8/2016) lalu. Namun Stadion berkapasitas 30.000 penonton itu pun akan segera disiapkan untuk hajat PON XIX.

Djanur -sapaan Djadjang Nurdjaman- menegaskan ada tiga stadion sebagai arena alternatif pada laga kandang selanjutnya. Namun dari ketiganya itu tak ada satupun yang berada di Jabar. Sementara Persib sendiri merupakan  tim favorit warga Jabar.

"Ada Pilihan Stadion Gelora Deltras Sidoarjo, Manahan Solo, Bung Tomo Surabaya, sama Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang),"  ujar Djanur di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (16/8/2016).

Disinggung Stadion mana yang paling ia pilih, Djanur menilai di Stadion Jakabaring akan lebih baik. Mengingat di Stadion yang notabene markas Sriwijaya FC tersebut ia pernah membawa Maung Bandung meraih kampiun pada Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu.

Di kompetisi kasta tertinggi itu Persib juga berhasil mengalahkan Arema Cronus pada fase semifinal. Sementara pada partai kandang selanjutnya, pasukannya pun akan bertemu tim berjuluk Singo Edan tersebut, pada 27 Agustus 2016 mendatang.

"Saya sih melihatnya dari sejarah, mending di Palembang. Tapi ini belum menjadi keputusan,"  pungkas Djanur.

Sementara itu, pemain belakang Persib Tony Sucipto justru lebih memilih di Stadion Deltras Sidoarjo. Pasalnya, kondisi suporter Maung Bandung yaitu bobotoh terbilang akrab dengan pendukung tim asal Sidoardjo, yaitu Deltras Sidoarjo.

"Condongnya mending ke Sidoarjo. Mungkin kedekatan suporter. Dan lagi di Sidoarjo Bobotoh besar di sana. Unsur kedekatan pasti tidak akan sepi pendukung," ujar Tony.

Pemain asal Surabaya ini menyayangkan timnya harus menjalani laga kandang di luar Jabar. Apalagi yang menjadi rival adalah Arema Cronus sebagai salah satu tim terkuat di Indonesia. Persib sendiri kini membutuhkan kemenangan, mengingat baru bertengger di posisi enam pada klasemen sementara.

"Keluar Jabar menyayangkan, karena pertandingan besar lawan tim besar, pasti tensinya panas. Mereka (Arema) butuh poin. kita juga butuh poin, biar dekat sama papan atas," pungkasnya.

Sebelum menjamu Arema, Persib akan melakoni partai tandang kontra PS TNI, Sabtu (21/8/2016) nanti.
[Rianto Nudiansyah]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: