KAMIS, 11 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Perusahaan asal Hongkong, Cedrus Investment menagih janji Tito Karnavian waktu di Komisi III DPR. Waktu itu Kapolri berjanji akan membentuk tim untuk menangani permasalahan tersebut. 


Demikian disampaikan salah satu kuasa hukum Cedrus Investment, Wirawan Adnan sengketa antara kliennya (Cedrus Investment) dengan salah satu pengusaha asal Indonesia bernama Harun Abidin bermula saat Harun Abidin meminjam sejumlah uang pada kliennya.

"Saat itu Harun Abidin meminjam uang ke Cedrus Investments Ltd dengan mengagunkan sejumlah saham perusahaannya. Namun, Harun Abidin mengemplang utang USD 3,2 juta. Saat Cedrus menagih pada Harun Abidun, Berkali-kali yang bersangkutan meminta penundaan tapi selalu ingkar janji. Lalu mengulur waktu dengan mengadukan Cedrus," kata Adnan di restoran Puang Ocha, Lapangan Tembak, Jakarta, Kamis (11/08/2016).

Tiba-tiba, lanjut dia, tiada hujan tiada angin, Harun Abidin malah mengadukan Cedrus Investment ke aparat kepolisian.

"Kami merasa aneh tiba-tiba si peminjam mengadukan klien kami dengan tuduhan penggelapan. Disini ingin saya tegaskan bahwa kasus ini soal perdata jangan 'disulap' menjadi pidana seperti yang sedang terjadi antara Harun Abidin dengan perusahaan asal Hongkong, Cedrus Investments Ltd," tandasnya.

Adnan menduga bahwa pengaduan yang dilakukan Harun Abidin kepada Polisi hanya modus menghindar.

"Cedrus adalah perusahaan bersih dengan reputasi internasional. Tidak ada yang disembunyikan. Selama ini klien kami difitnah oleh Harun Abidin, kami diam saja, karena percayakan kepada penegak hukum. Masalah ini kan sudah disampaikan kepada Tito Karnavian waktu di Komisi III DPR. Waktu itu Pak Tito berjanji akan membentuk tim. Kami percaya Kapolri akan menangani masalah ini dengan benar. Perdata ya perdata," tegasnya.

Lantas, dirinya pun mengingatkan bahwa kemudahan investasi di Indonesia sekarang ini baru di peringkat 109. Padahal, Lanjutnya, presiden  ingin tahun 2017 sudah di rangking 40. Kalau Polri tidak menyadari peran, bisa bisa urutan 40 hanya impian.

"Bahkan, Komisi III DPR RI pun telah minta Mabes Polri selesaikan masalah Cedrus Investment, tapi hingga kini gak ada tidak ditindaklanjuti,"tutupnya.
[Adista Pattisahusiwa]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: