SELASA, 30 AGUSTUS 2016

PONOROGO --- Anggota satuan narkoba Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo berhasil mengamankan tiga orang yang kedapatan sedang melakukan pesta narkoba di Kelurahan Tonatan Kecamatan Tonatan Ponorogo. Hasil dari test urin didapatkan dua orang positif menggunakan narkoba dan satu orang lagi negatif narkoba.


Kapolres Ponorogo, Harun Yuni Aprin menjelaskan penangkapan hanya dilakukan kepada kedua pengguna yang terbukti memakai narkoba sedangkan satu orang lagi dibebaskan dan dijadikan sebagai saksi.

"Barang bukti yang dikumpulkan sabu-sabu dengan berat 3,14 gram" jelasnya saat ditemui Cendana News di Polres Ponorogo, Selasa (30/8/2016).

Kedua terlapor berinisial MD dan SHR yang merupakan warga Jalan Halim Perdana Kusuma Kelurahan Tonatan Kecamatan Tonatan Kabupaten Ponorogo. Warga sekitar melapor ke Polres bahwa rumah milik MD sering dijadikan pesta narkoba.

"Kami melakukan penggerebekan pada Kamis (25/8/2016) sekitar pukul 17.00 WIB dengan barang bukti sabu-sabu dan alat hisapnya" ujarnya.

Kedua terlapor melanggar Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Dan informasi dari yang kami dapat salah satu terlapor merupakan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)" ucapnya.

Disinggung mengenai keterkaitan antara kasus ini dengan politik, Kapolres yang baru menjabat tiga bulan lalu ini menegaskan kasus ini tidak ada sama sekali hubungan dengan politik.

"Tidak ada hubungannya antara kasus narkoba ini dengan politik. Bukan berarti karena tersangka anggota partai politik bisa berhubungan dengan politik" pungkasnya.
(Charolin Pebrianti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: