SABTU, 27 AGUSTUS 2016

LAMPUNG --- Ratusan peserta dari beberapa kelompok pecinta alam dari berbagai organisasi di Kabupaten Lampung Selatan mulai berkumpul sejak pagi di pantai wisata Minangruah Desa Bakauheni Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. 


Ratusan peserta tersebut terdiri dari sekitar 50 kelompok penjelajah lintas alam yang mengikuti kegiatan Lomba Lintas Alam (LLA) tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Poltapala Politekhnik Negeri Lampung. Menurut ketua umum kegiatan lomba lintas alam tersebut, Eko Nurfi Ananta, lomba lintas alam tahun 2016 memperebutkan total hadiah sebesar Rp 15 juta.

Menurut Eko, awal jelajah atau lintas alam dimulai dari Pantai Minangruah Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni dan berakhir di Pantai Wartawan Desa Way Muli Kecamatan Rajabasa. Selama lomba lintas alam semua peserta harus mengikuti rute yang telah ditentukan oleh panitia yang sebagian besar merupakan jalur pantai dan merupakan kawasan wisata di pesisir Lampung Selatan.

“Kita sengaja pilih jalur jelajah alam yang merupakan kawasan wisata yang ada di Lampung Selatan sekaligus upaya memperkenalkan destinasi wisata yang potensial dikunjungi berupa wisata alam” ungkap ketua umum kegiatan lomba lintas alam, Eko Nurfi Ananta kepada media Cendana News di Minangruah,Sabtu (27/8/2016)


Ia mengakui kegiatan tersebut dilakukan oleh Poltapala sejak Jumat (26/8) yang diikuti oleh sebanyak 35 anggota Poltapala yang bertindak selaku panitia dan mulai bermalam di pantai Minangruah dan pada Sabtu (27/8/2016) ratusan peserta berdatangan di titik awal untuk mengikuti jelajah alam. Sebelum jelajah alam para peserta terlebih dahulu melakukan penanaman ratusan jenis pohon diantaranya pohon buah dan pohon kayu yang ditanam di sekitar kawasan pantai Minangruah.

Penanaman pohon menjadi kegiatan yang dilakukan untuk mengingatkan peserta agar menjaga lingkungan alam terutama dengan upaya konservasi diantaranya dengan melakukan penanaman pohon. Selama kegiatan tersebut bahkan para peserta dilarang melakukan perusakan terhadap alam selama melintasi jalur wisata yang dilalui.

Selama kegiatan dilakukan penilaian lomba lintas alam diantaranya berupa ketepatan, kekompakan, perlengkapan, kuisioner yang materinya diantaranya terkait penguasaan wilayah di sekitar pantai.

Ia mengakui saat pelaksanaan lomba berlangsung cuacanya mendukung diantaranya kondisi alam yang cukup bagus dan terutama kondisi cuaca tidak terlalu panas atau hujan. Sementara dalam pelaksaan lomba lintas alam tersebut peserta lomba dibagi dalam kelompok kelompok yang setiap anggota kelompok jumlahnya mencapai lima tim dengan jeda waktu sekitar 5 menit. Beberapa destinasi wisata yang dilalui diantaranya Pulau Mengkudu, Pantai Kahay,Pantai Blebug dan Pantai Wartawan.


“Ada lima posko yang disiapkan panitia untuk menilai para peserta hingga ujung finish di pantai Wartawan dan tidak lupa disiapkan juga anggota panitia yang bertugas sebagai  sweeper (penyapu) jika terjadi kejadian tak diinginkan” ungkap Eko.

Selain itu disiagakan tim hore diantaranya untuk memberikan terapi diantaranya dengan penyegaran berupa pijat serta penyembuhan jika ada peserta yang kelelahan. Puncak acara akan dilakukan esok hari dengan kegiatan pembagian hadiah berupa piala dan uang pembinaan yang totalnya mencapai sebanyak 15 juta rupiah.

Pantauan media Cendana News kegiatan itu juga diikuti oleh anggota Pramuka dariSaka Wirakartika Koramil 421-04/Kalianda dengan mengirim 4 peserta diantaranya Dina Septi Yurida,Yozi,Riski dan Dila Lestari. Selain itu peserta lain diantaranya anggota Sispala, PMR, Pramuka, Mapala, Kpa serta peserta umum dari beberapa organisasi.

Eko mengaku sebelumnya Poltapala Polinela Lampung juga telah mengadakan kegiatan lintas alam di Kabupaten Pesawaran di Lapangan Hanura sampai pantai Ketapang Padangcermin. Kegiatan akan dilakukan setiap tahun dengan lokasi berbeda dan mengambil lokasi wisata yang ada di Lampung.
(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: