SENIN, 15 AGUSTUS 2016

MAUMERE – Hari pertama operasi katarak gratis yang berlangsung di RSUD TC Hillers Maumere, Senin (15/8/2016) diserbu warga. Sejak dibuka pendaftaran pukul 08.00 hingga 11.00 WITA, sudah terdata 161 pasien yang mendaftar.


Antusias warga sangat tinggi mengingat banyak warga baik di kabupaten Sikka maupun beberapa kabupaten lainnya di pulau Flores banyak terdapat pasien penderita katarak. 

“Setiap kali  ada operasi katarak gratis banyak pasien yang mendaftar bukan hanya dari kabupaten Sikka namun juga ada yang datang dari kabupaten tetangga lainnya,” ujar Kadis Kesehatan Sikka, dr. Maria Bernadina Sada Nenu, MPH saat ditemui Cendana News, Senin (15/8/2016) di sela-sela kegiatan.

Dikatakan, kegiatan sudah diinformasikan ke dinas Kesehatan kabupaten Flores Timur, Lembata, Ende dan Nagekeo. Ditambahkan, selain itu pihaknya juga menyebarkan informasi ini melalui media sosial dan pengumuman di gereja-gereja.

“Kami harapkan masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan langka ini apalagi operasi dilakukan secara gratis,” ungkapya.

Dijelaskan Maria, operasi katarak ini merupakan kerjasama antara dana kemanusiaan Kompas, Perdami Malang dan dinas Kesehatan kabupaten Sikka. Operasi akan berlangsung selama 2 hari hingga Selasa (16/8/2016) dan hanya dilaksanakan di RSUD TC Hillers.

“Satu pasien membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit. Ada 4 dokter mata yang terlibat dan diharapkan dalam sehari bisa menangani minimal 200 pasien,” jelas Maria.

Didik Dwi Nurmiyadi dari yayasan DKK  mengatakan, kegiatan operasi katarak sudah dilaksanakan di semua pulau besar di Indonesia kecuali Maluku. Pihaknya menargetkan dalam kegiatan operasi di Flores dan Timor bisa dilaksanakan operasi bagi  2 ribu pasien katarak atau minimal seribu pasien.

“Sebelumnya di Lombok kami sudah operasi 2 ribu lebih pasien dan kami ingin di NTT bisa melakukannya pada lebih banyak pasien,” terangnya.


Maria Agustina salah satu pasien yang ditemui Cendana News di sela-sela operasi mengaku sangat bersyukur dengan adanya operasi gratis. Dirinya mengakui sudah hampir 2 tahun menderita katarak dan belum bisa melaksanakan operasi karena ketiadaan dana.

“Saya mendengar pengumuman di gereja bahwa ada operasi gratis, saya langsung minta bantauan anak saya agar mengantar saya ke sini. Saya bersyukur penglihatan saya akan kembali normal lagi,” ungkapnya.

Disaksikan Cendana News, sebelum dilaksanakan operasi para pasien diperiksa kesehatannya dan diberikan nomor antrian. Kegiatan pendaftaran dan pemeriksaan awal dilaksanakan di aula RSUD TC Hillers sementara operasi dilaksanakan di ruang bedah.
[Ebed De Rosary]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: