SENIN, 22 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Ruhut Sitompul dicopot dari jabatannya sebagai Juru Bicara Partai Demokrat. Pencopotan tersebut diputuskan dalam rapat pleno DPP Partai Demokrat, Minggu, 21 Agustus 2016.


Ketua DPP Didik Mukrianto menyampaikan bahwa penonaktifan Ruhut sebagai Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat merupakan reposisi yang diterapkan partai untuk penyegaran. ‎
‎"Pencopotan itu merupakan reposisi dalam rangka penyegaran" ujar Didik dalam keterangan tertulis yang diterima di Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Lanjut Didik, keputusan ini sudah diambil oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam rapat internal Partai.

"Untuk pengganti Ruhut, sampai saat ini masih belum ada, dan ini juga masih dibahas oleh DPP," imbuhnya

Saat dikonfirmasi, Ruhut mengatakan keputusan ini merupakan sesuatu yang biasa terjadi.
"Nggak apa-apa kok," katanya

Ruhut menjelaskan bahwa, reposisi yang dilakukan oleh partainya, karena dirinya memiliki pendapat yang berbeda dengan partai.

"Mungkin Dari pandangan saya soal kolega saya di komisi III, Putu Sudiartana yang tersangkut kasus korupsi," ujarnya

"Kemudian, soal dukungannya terhadap Archandra Tahar dan Gloria lantaran masalah dwi kewarganegaraan. Dan dukungan saya kepada Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta," tambah Ruhut dengan wajah sedih 
(Adista Pattisahusiwa)

Berikut ini pesan resmi yang beredar tentang reposisi Ruhut Sitompul: 

Dari        : Ketum PD
Kepada  : Sdr Ruhut Sitompul

1. Saya mengikuti dinamika perpolitikan dewasa ini dan saya nilai saudara benar-benar tidak mengikuti kebijakan dan garis partai terutama Ketum PD krn pernyataan-pernyataan yang saudara keluarkan tidak mencerminkan posisi PD dan garis saya selaku Ketum PD.

2. Sudah cukup sering saya berikan peringatan terhadap pernyataan saudara tetapi tidak diindahkan. Terus terang ini sangat merugikan kepentingan PD kedepan.

3. Melalui sistem yg belaku di PD saya mempertimbangkan tindakan yang tepat untuk saudara. Dan untuk sementara saya menonaktifkan kedudukan saudara sebagai koordinator Jubir PD.

4. Untuk diindahkan dan dilaksana.
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: