SELASA, 16 AGUSTUS 2016

JAKARTA --- Dalam rangka menyambut datangnya peringatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71, pihak manajemen PT. Trans Jakarta memberlakukan promo diskon tarif Bus Trans Jakarta ke semua tujuan, mulai koridor 1 hingga koridor 12 kepada masyarakat umum tanpa kecuali yang ingin bepergian dan jalan-jalan terhitung sejak Rabu dini hari pukul 00:00 WIB hingga Rabu malam pukul 23:59 WIB (17/8/2016).


Perlu diketahui sebelumnya, Rata-rata besaran tarif tiket jarak dekat maupun jarak jauh sekali naik Bus Trans Jakarta, setiap  penumpang akan dikenakan tarif tiket sebesar Rp. 3.500 per penumpang, namun pada tanggal  17 Agustus 2016, masing-masing penumpang hanya cukup membayar sekitar 50 % nya saja atau sebesar Rp. 1.708 untuk sekali jalan ke berbagai tujuan di wilayah Ibukota Jakarta dan sekitarnya.

Demikian disampaikan Prasetya Budi, Kepala Humas PT. Trans Jakarta, dalam keterangan tertulisnya yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa siang (16/8/2016). Prasetya Budi menerangkan bahwa promo diskon tiket sebesar 50 % tersebut hanya berlaku untuk koridor 1 sampai koridor 12. Harga promo tiket Trans Jakarta tersebu hanya efektif berlaku satu hari saja, karena dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 71.

"Nanti di setiap halte-halte tempat keberangkatan maupun kedatangan Bus Trans Jakarta semunya akan bersolek dan berhias dalam rangka menyambut perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 71, selain itu semua petugas pelayanan PT. Trans Jakarta akan mengenakan seragam dan pakaian layaknya sebagai seorang pejuang yang kemerdekaan tempoe doloe" demikian kata Prasetya Budi, Kepala Humas PT. Trans Jakarta, Selasa siang (16/8/2016).

Sementara itu, menurut Prasetya Budi, tujuan utama dari penurunan tarif tiket Bus Trans Jakarta sebesar Rp. 1.708 sekali jalan tersebut adalah untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada warga masyarakat luas yang ingin melihat secara langsung pelaksanaan gelar upacara kenegaraan detik-detik peringatan HUT RI ke 71 di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas) maupun di sekitar komplek Istana Negara, Jakarta Pusat.(Eko Sulestyono)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: