RABU, 31 AGUSTUS 2016

MATARAM --- Sejumlah pejabat nasional dan daerah akan hadir di acara diskusi dan temu Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) 2 sampai September mendatang.


Beberapa nama dan pejabat yang diagendakan akan hadir di acara temu alumni KAHMI antara lain, Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Ketua BPK, Haris Azhar Aziz, Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo, Ketua DPR RI, Ade Komarudin, Ketua DPD RI, Irman Gusman.

Selain itu akan hadir juga Prof. Moh. Mahfud MD yang juga koordinator Presidium KAHMI, sementara dari NTB, Walikota Mataram dan Gubernur NTB juga akan turut hadir termasuk semua kepala daerah dari unsur KAHMI.

"Pada acara diskusi dan temu alumni Kahmi tersebut para pejabat dari unsur KAHMI akan berbicara masalah konsep tata kelola pemerintahan yang baik" kata Ketua Majelis KAHMI Wilayah NTB, Didi Sumardi di Mataram, Rabu, (31/8/2016).

Didi juga menambahkan, dalam diskusi yang dihadiri 517 pejabat terkonfirmasi itu, akan membahas juga perbaikan-perbaikan dari usulan masing masing pejabat tersebut, sesuai dengan perspektif masing-masing.

Rumusan hasil dari diskusi tersebut nantinya, dikatakan Didi akan dijadikan rekomendasi dan dibacakan pada temu nasional alumni HMI nantinya.

"Kami para pejabat publik yang berunsurkan KAHMI memiliki satu komitmen, yaitu menjalankan tata kelola yang baik sesuai dengan fungsi masing-masing," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Nasional, Manimbang Khariady menyambut kegiatan "Temu Nasional Alumni HMI Pemangku Jabatan Publik Daerah" dihajatkan dalam rangka untuk memperkuat komitmen KAHMI dalam mengawal para anggotanya yang menjadi Pejabat Publik agar dalam mengemban amanah dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

"Melalui forum ini diharapkan dapat memperkuat sinergitas Pemerintah Daerah dan DPRD dalam melahirkan kebijakan dan program yang berbasis kepentingan rakyat termasuk merumuskan rekomendasi mendorong terwujudnya tata kelola pemerintah yang baik dan mensejahterakan" pungkasnya.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: