KAMIS, 4 AGUSTUS 2016

LAMPUNG --- Seorang nelayan tradisional pencari ikan, Nuri Setiawan, menemukan sesosok mayat tanpa identitas di sekitar areal tambak udang di Dusun Pegantungan Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni. 


Warga Merak Belantung Kalianda yang hendak mencari ikan dengan cara menjala tersebut awalnya mengaku melihat mayat tersebut tersangkut di areal tanaman bakau yang berada di dekat areal tambak udang. Selanjutnya nelayan tersebut melaporkan penemuan sesosok mayat tersebut ke warga lain yang kemudian melaporkan ke pihak desa Bakauheni. 

Penemuan sesosok mayat tersebut menurut kepala Desa Bakauheni, Syahroni, berdasarkan laporan salah satu warganya sehingga langsung dilakukan tindakan penanganan lanjutan dengan proses evakuasi dan penyidikan dari pihak kepolisian.

Berdasarkan kronologi, Syahroni mengaku memperoleh informasi ditemukannya mayat seorang perempuan di pantai dusun Sukarame Desa Bakauheni Kecamatan Bakauheni dan langsung menghubungi pihak SAR PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) yang langsung menerjunkan sebuah ambulance dan kantong mayat untuk proses evakuasi.

Saat ditemukan Syahroni mengakui mayat memakai celana bahan warna biru tua dan menggunakan sweater lengan panjang, berambut lurus panjang. Saat ditemukan kondisi seluruh tubuh mayat sudah membengkak dan terlihat muka sudah hancur sehingga sulit dikenali terutama di dalam tubuh korban tidak ada tanda pengenal.

“Meski tidak ada identitas pada mayat itu pada tubuh korban ditemukan cincin emas di jari manis sebelah kiri dan  korban segera dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut dan dikebumikan dengan layak,”ungkap Syahroni saat dikonfirmasi Cendana News di Bakauheni, Kamis (4/8/2016).

Ia juga mengungkapkan, saat ditemukan di tubuh mayat juga ditemukan luka goresan  di payudara sebelah kanan dan lengan sebelah kanan. Berdasarkan pemeriksaan fisik setelah melihat kondisi mayat diperkirakan mayat sudah meninggal selama 4 hari.

Setelah mayat ditemukan, pihak SAR PT ASDP Bakauheni segera mengerahkan sebuah mobil ambulance dengan beberapa petugas keamanan yang segera mengevakuasi mayat wanita tersebut bersama masyarakat. 


Untuk proses penyelidikan lebih lanjut menurut Bhabinkamtibmas Polsek Penengahan wilayah Desa Bakauheni Bripda Hartanto, mayat wanita tanpa identitas tersebut segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bob Bazar Kalianda.

Syahroni mengakui hingga saat ini belum ada warganya yang mengaku kehilangan salah satu anggota keluarganya. Meski demikian ia menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarga wanitanya bisa mendatangi rumah sakit umum dr Bob Bazar Kalianda terutama dengan ciri ciri fisik yang ada pada tubuh korban diantaranya cincin emas polos pada jari manis tangan sebelah kiri.

Berdasarkan prosedur proses penemuan mayat tanpa identitas tersebut akan dimakamkan sesuai dengan prosedur yang ada di rumah sakit di lokasi pemakaman umum sekitar rumah sakit umum dr Bob Bazar Kalianda dengan tata cara pemakaman yang layak. Meski demikian ia berharap pihak yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa menghubungi pihak rumah sakit.

Syahroni mengungkapkan lokasi ditemukannya mayat tersebut merupakan lokasi yang sering digunakan oleh beberapa nelayan yang hendak mencari ikan terutama lokasi yang banyak terdapat pohon bakau. Lokasi yang banyak terdapat tanaman bakau mengakibatkan lokasi tersebut juga kerap menjadi lokasi ditemukannya mayat diantaranya beberapa bulan sebelumnya juga ditemukan mayat korban terjatuh dari kapal roro di lintasan Selat Sunda.
[Henk Widi]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: