MINGGU, 7 AGUSTUS 2016

YOGYAKARTA --- Sekolah Sungai di Dusun Gunung Ampo, Kemudo, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah merupakan upaya strategis dalam merestorasi peradaban sungai berbasis inovasi masyarakat. Sebagai yang pertama dan ide orisinil dari Indoensia, Sekolah Sungai akan diperkenalkan kepada dunia. Sungai Woro Purbo pun dicanangkan sebagai sungai terbersih di dunia pada tahun 2045.


Pakar Geografi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof. DR. Suratman mengemukakan, kondisi sungai-sungai di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Sungai terkotor di dunia ada di Indonesia. 

"Karenanya, birokrasi baik di tingkat pusat maupun daerah, akademisi, pakar dan pelaku usaha serta masyarakat harus turut terlibat aktif dalam gerakan revolusi mental guna memperbaiki peradaban sungai di seluruh Indonesia," jelas Suratman, di sela peresmian Sekolah Sungai Dusun Gunung Ampo, Kemudo, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Minggu (7/8/2016).


Sekolah Sungai berada di pinggir Sungai Woro Purbo Dusun Gunung Ampo, merupakan wadah komunitas sungai masyarakat setempat. Melalui wadah tersebut, masyarakat dan siapa pun bisa belajar mengenai sungai dan cara pelestariannya. Di Sekolah Sungai itu, disediakan beragam buku, juga fasilitator dari kalangan akademisi yang akan memberi pengetahuan tentang apa pun yang berkaitan dengan sungai kepada masyarakat.

Suratman mengatakan, Sekolah Sungai yang diiniasi oleh UGM merupakan gagasan cerdas dalam upaya restorasi sungai berbasis inovasi masyarakat yang baru pertama kali ada. Sekolah Sungai merupakan sebuah pendekatan tercantik dan humanis, dengan melibatkan semua masyarakat dari anak kecil hingga orang tua. Melalui pendekatan seni, budaya, ekonomi, sosial dan teknologi, masyarakat turut bersama-sama menjaga kelestarian sungai. Hal ini menjadi kekuatan pembangunan baru bagi Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Dengan keterlibatan dan tingkat pemahaman serta kesadaran masyarakat Dusun Gunung Ampo terhadap pentingnya menjaga lingkungan sungai berbasis inovasi yang kemudian melahirkan Sekolah Sungai, UGM sebagai inisiator pun mencanangkan Sungai Woro di Dusun Gunung Ampo itu sebagai sungai terbersih di dunia pada tahun 2045.

"Dan, Sekolah Sungai ini nanti juga akan diperkenalkan kepada dunia melalui UNESCO, sebagai sebuah langkah cerdas dan strategis dalam merestorasi peradaban sungai berbasis inovasi masyarakat,"pungkasnya.
[Koko Triarko] 
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: