SENIN, 29 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- Menekan angka penyebaran HIV/AIDS di kalangan sopir pelabuhan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota menggelar penyuluhan dan konseling.


Sekretaris KPA Kota Pontianak, Lusi Nuryanti menyebutkan, 131 orang mengikuti dengan penyuluhan HIV/AIDS. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama lintas sektor, Kantor Kesehatan Pelabuhan Dwikora Pontianak, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Pontianak, Dinkes Kota Pontianak.

Ia menyatakan, nantinya kegiatan itu akan tetap berjalan jika semua pihak tentunya perduli. Salah satu caranya melibatkan semua pihak.

“Kita koordinasi bersama pengurus koperasi tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan ini. Serta organisasi INSA untuk anak buah kapal dan pelayaran yang masuk ke Pontianak,” jelasnya pada sejumlah wartawan di Kota Pontianak, Senin (29/08/2016).

Ia menjelaskan, sebelum tes dan sosialisasi HIV oleh kader pendidik sebaya, yakni pekerja pelabuhan yang sudah dilatih secara komprehensif.

“Semua pihak mendukung dan bergabung dalam kelompok kerja pelabuhan atau pokja pelabuhan yang di SK- kan Kepala KSOP. Disisir ada 11 asosiasi yang membawahi perusahaan-perusahaan yang punya sopir truk ini,” ucapnya.

Bertepatan pada bulan September mendatang mereka akan ada hari perhubungan, maka dari itu moment itulah akan dimanfaatkan cara berikutnya. Caranya memilih supir teladan.

“Salah satu syaratnya mendukung program penanggulangan HIV. Tes HIV. hasilnya mau positif atau negatif tidak masalah,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Edi Rusdi Kamtono, Ketua Harian KPA Kota Pontianak, upaya pencegahan HIV dan AIDS tidak lagi menyasar pada populasi kunci berisiko tinggi saja. Namun juga pada lelaki berisiko tinggi.

“Tahun 2016 Pemerintah Kota Pontianak melalui KPA dan stakeholder terkait melakukan intervensi program PMTS di wilayah Pelabuhan Pontianak. Bekerjasama dengan KSOP dan masyarakat pelabuhan lainnya,” kata  Edi Rusdi Kamtono, Ketua Harian KPA Kota Pontianak. 
[Aceng Mukaram] 
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: