JUMAT, 26 AGUSTUS 2016

MAUMERE --- Pembangunan pelabuhan peti kemas Laurens Say yang berada di sisi barat di dalam areal pelabuhan pada tahun 2016 kembali dilanjutkan. Pembangunan pelabuhan ini sempat terhenti bulan Desember 2014.

Pengerjaan dermaga peti kemas Laurens Say Maumere.
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Laurens Say Maumere, Jasra Yuzi Irawan,SE.MM saat ditemui Cendana News Jumat (26/8/2016) di kantornya. Dikatakan Jasra, untuk Maumere pembangunan pelabuhan peti kemas dibangun tahun 2012 dan tidak dilanjutkan tahun 2015.

Kementerian Perhubungan RI sebutnya berharap agar Pelindo III Maumere yang melanjutkan pembangunannya tapi kenyataannya Pelindo tidak mempunyai alokasi dana untuk pembangunan pelabuhan dan bukan skala prioritas.

“Akhirnya tahun 2016 Kementerian Perhubungan RI kembali mengalokasikan dana untuk melanjutkan pembangunannya,” ujarnya.

Pembangunan lanjutan dermaga peti kemas kata Jasra, meliputi penambahan dermaga menjadi 100 meter, Selain itu dilakukan penutupan tiang, pemasangan vender, lampu penerangan dan folder.

Papan informasi terkait proyek pengerjaan
“Tahun 2017 kita akan usulkan pengerjaan lantainya dan pengerasan lapangan penumpukan. Kita juga akan mengusulkan dibangunnya kantor baru Syahbandar di areal pelabuhan tersebut,” tuturnya.

Pelabuhan ini lanjut Jasra, nanti akan difokuskan bagi pelabuhan peti kemas dan penumpukan kontainer sehingga dermaga yang ada saat ini di bagian tengah akan dikhususkan bagi kapal penumpang.

Saat ditanyai Cendana News apakah nanti pelabuhan ini akan dikelola Pelindo? Jasra tegaskan, sampai saat ini belum ada keputusannya.nanti bila sudah rampung dikerjakan baru akan dibahas.

Meski Syahbandar memiliki kewenangan mengelola pelabuhan peti kemas namun sambungnya, mengingat ketiadaan SDM maka kemungkinan akan bekerjasama dengan Pelindo atau pihak swasta.

“Dilihat secara pengalaman lebih pas pengelolaannya diserahkan ke Pelindo. Pelindo mengelola pelabuhan sementara pengawasannya ada pada Syahbandar” terangnya.

Kepala Syahbandar Maumere, Jasra Yuzi Irawan,SE,MM

Bila pembangunan sudah selesai, Syahbandar Maumere imbuh Jasra akan membicarakannya dengan pihak Pelindo terkait pelabuhan ini, apakah nantinya dikelola Pelindo dan sistemnya seperti apa. Saat ini belum bisa dilaksanakan sebab pembangunannya saja belum selesai dikerjakan.

Disaksikan Cendana News, pembangunan pelabuhan masih berjalan. Terlihat beberapa alat berat sedang melakukan pengerjaan di dalam areal pelabuhan. Data yang tertera di papan proyek menyebutkan pengerjaan dilakukan PT. Bumi Indah.

Pengerjaan lanjutan pembangunan dermaga peti kemas Laurens Say ini memakai dana APBN 2016 sebesar 25,38 miliar rupiah. Pengerjaan akan berlangsung selama 210 hari kalender sejak dikerjakan awal tanggal 9 Mei 2016.
(Ebed de Rosary) 
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: