SABTU, 6 AGUSTUS 2016

SOLO --- Bambang Praseto, bayi asal Sukoahrjo pengidap tumor ganas di bagian punggungnya, sudah dua hari ini berada di Rumah Sakit Dr Moewardi, Solo, Jawa Tengah. Keluarga mengaku tak tahan melihat kondisi bayi berusia lima belas hari yang terus menangis kesakitan.  


“Belum ada biaya mas, tapi bagaimana lagi Bambang terus menangis. Akhirnya saya beranikan diri untuk dibawa ke rumah sakit,” ujar ayah bayi Sri Rejeki saat di temui Cendana News di salah satu kamar di RSUD Moewardi Solo, Sabtu  (6/8/2016).

Meski sudah dua hari dirawat di Bangsal Melati, kamar 5 H, pihak keluarga belum tahu kapan Bambang akan ditangai dokter. Pihak keluarga hingga saat ini juga belum mendapat kejelasan dari pihak rumah sakit. 

“Belum tahu kapan, dokter juga belum ada yang datang memeriksa Bambang, hanya bagian perawat saja yang menangani,” keluhnya.

Selama dirawat, tindakan medis yang dilakukan baru sebatas penggantian perban dan pengambilan sampel darah bayi. Sementara untuk tindakan lainnya, bapak tiga anak itu mengaku belum ada kejelasan.

“Hasil dari cek darah anak saya juga belum diberitahukan. Rencananya bagian kepala Bambang akan discan tapi kapan juga belum tahu. Katanya untuk mengetahui apakah adanya tumor itu berdampak sampai kepala atau tidak,” jelas warga Kuncen, Waru, Baki, Sukoharjo tersebut.   

Sementara itu, ditengah gencarnya media sosial memberikan perhatian dan penggalangan dana, namun dari pemerintah setempat belun terlihat akan turun tangan.

“Belum ada, dari Pemerintah Kabupaten, Dinas Kesehatan belum ada yang datang. Hanya dari pihak kelurahan yang datang, itu pun hanya perangkat desa,” ungkapnya.

Anak ketiga dari pasangan Sri Rejeki dan Suparmi itu mengaku saat ini belum ada pembiayaan untuk operasi buah hatinya. Meski belum ada kejelasan dana uluran tangan dari pemerintah, keluarga berharap bayi yang masih semata wayang itu cepat ditangani dokter meski harus menjual rumahnya. 

“Keluarga hanya bisa pasrah, jika memang tidak ada bantuan dari pemerintah, saya akan gunakan uang hasil penjualan rumah saya,” pugkas Sri Rejeki.
[Harun Alrosid]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: