SABTU, 13 AGUSTUS 2016

LOMBOK --- Seni presean di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam perjalanannya, tidak saja banyak dikenal masyarakat, terutama wisatawan nusantara dan mancanegara sebagai kesenian tradisional semata yang biasa digelar setiap hari besar nasional maupun iven kebudayaan semata.


"Keunikan dan nilai seni yang termuat dalam setiap pertunjukkan digelar, baik oleh kelompok seni masyarakat maupun pemerintah, menempatkan presean sebagai seni tradisional yang memiliki keistimewaan tersendiri di tengah masyarakat" kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Nusa Tenggara Barat (NTB), Mohammad Faozal di Mataram, Sabtu (13/8/2016)

Antusiasme dan tingkat partisipasi masyarakat yang demikian tinggi setiap iven diselenggarakan, juga menempatkan Presean sebagai salah satu ikon pariwisata NTB dan banyak dikenal luas sampai mancanegara.

Untuk itulah, untuk tetap menjaga dan melestarikan seni presean di tengah masyarakat, selain menggelar iven seriap hari besar nasional dan iven kebudayaan lain, Disbudpar juga berupaya memberikan perhatian terhadap tokoh-tokoh seni budaya NTB.

"Keberadaan seni dan budaya di tengah masyarakat, bukan saja soal keindahan, tapi juga merupakan warisan sejarah dari para nenek moyang harus tetap dipelihara dan dijaga kelestariannya" terangnya.(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: