SABTU, 20 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- Sukendri tak mengira, jika motor yang dikendarainya akan dipepet sekelompok penjahat di ruas jalanan kota. Di ruas Jalan HM Suwignyo, Kelurahan Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.


"Dalam berapa bulan ini tingkat kejahatan di kota Pontianak meningkat. Saya sekeluarga di jalan sudah 3 kali dijambret. HP, dan uang diambil. Saya mengalami kerugian Rp 10 juta," tuturnya, Sabtu (20/8/2016).

Diceritakan, aksi kejahatan ini juga menjadi sebuah ketakutan dan kekhawatiran warga pada saat keluar rumah. Karena, di jalan itu selalu sepi dari pengendara. Maka dari itulah, dimanfaatkan para bandit nekat ini melancarkan aksi jahatnya. Tak segan-segan mereka melukai korban jika melawan.

Dirinya berharap kepolisian setempat cepat respon atas apa yang menimpa warga lainnya. Sebab, di tempat kejadian perkara luput dari patroli kepolisian. 

Menurutnya, jika kejadian tersebut dibiarkan, maka hal itu tentunya akan berdampak buruk bagi kemajuan Kota Khatuliswa ini. Yang di mana para pengunjung yang akan datang ke kota ini akan menjadi takut. Padahal, kunjungan orang dari luar akan menambah penghasilan bagi kemajuan daerah, salah satunya pajak saat menginap atau berbelanja maupun berwisata.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Komisaris Besar Polisi Iwan Imam Susilo menyatakan, jajarannya selalu siap siaga 24 jam, jika masyarakat membutuhkan bantuan. Itu dilakukan guna memberikan rasa aman bagi warga Kota Pontianak.

Pria yang memiliki tiga melati di pundaknya itu berjanji akan tetap mengedepankan atensi dalam segala hal. Itu tentunya berguna bagi masyarakat yang datang ke Pontianak maupun warga setempat.

"Kami atensi. Dan kami tingkatkan giat prefentif dan refeshipnya," demikian Iwan Imam Susilo, menuturkan.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: