SELASA, 23 AGUSTUS 2016

LAMPUNG --- Tingkatkan kemampuan dalam keahlian dan manjeman Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung menggelar pelatihan manajemen posko PMI se-Provinsi Lampung yang mulai dilaksanakan pada hari Selasa (23/8/2016) hingga Minggu (27/8/2016). Pelatihan manjemen posko dilakukan di ruang pelatihan markas PMI Provinsi Lampung.


Menurut Umar Hasan Ketua PMI Provinsi Lampung pelatihan manajemen posko tersebut diikuti oleh
sebanyak 26 Peserta perwakilan dari Staf PMI Provinsi Lampung dan Staf PMI Kab/Kota Se-Provinsi Lampung. Ia mengungkapkan pelatihan manajemen posko ini bertujuan tersedianya personil in charge (PIC) posko di posko PMI Provinsi Lampung dan POSKO PMI Kab/Kota Se-Provinsi Lampung serta pemahaman tentang POSKO meningkat.

Umar Hasan dalam pembukaan acara pelatihan tersebut  mengatakan anggota PMI harus tetap terus berlatih dalam rangka  memenuhi tanggungjawabnya untuk memberikan  pelayanan  terbaiknya kepada mereka yang membutuhkan, maka diperlukan adanya kesadaran kolektif agar PMI melakukan penguatan kapasitas untuk melaksanakan mandat utama yakni tugas-tugas bantuan pertama pada tiap-tiap bencana alam atau perang.

“Dalam konteks ini, maka pelayanan tanggap darurat harus ditempatkan pada prioritas sangat tinggi. disamping disisi yang lain, PMI juga harus terlibat lebih aktif pada upaya upaya ke arah hulu, yakni upaya kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana,” ungkap Umar Hasan saat membuka pelatihan manajemen posko di Bandarlampung, Selasa (23/8/2016).


Upaya kesiapsiagaan dilakukan menurut Umar, mengingat saat ini beberapa wilayah di Provinsi Lampung menjadi wilayah yang rawan bencana alam diantaranya di Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Lampung Selatan serta beberapa wilayah di sekitar pesisir Teluk Lampung dan pantai Timur Lampung. Upaya pelatihan dilakukan secara khusus untuk meningkatkan kemampuan anggota PMI dalam melakukan tindakan cepat kebencanaan.

Pembukaan pelatihan posko juga di hadiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, Badan SAR Nasional (BASARNAS) Lampung dan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung. Selama pelatihan juga menghadirkan fasilitator dari PMI Pusat 1 orang dan dari PMI Provinsi Lampung 3 orang. Dalam pelatihan yang akan berlangsung selama beberapa hari selain teori juga akan dilakukan simulasi posko di hari terakhir.
(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: