SABTU, 27 AGUSTUS 2016

YOGYAKARTA --- Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto selalu menekankan bahwa petani, nelayan maupun pembudidaya ikan merupakan ujung tombak terwujudnya kedaulatan pangan, termasuk pemenuhan protein. 


"Bahwa setiap jengkal lahan dan potensi bangsa yang kaya ini harus dipotimalkan untuk terwujudnya kedaulatan pangan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan maupun ketahanan ekologi,"sebutnya dalam kunjungan ke Waduk Sermo, Kulon Progo, kemarin (27/08/2016).

Tidak hanya di dalam pernyataan, Anggota BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen) DPR RI juga langsung terjun ke lapangan, dengan menebar 20.000 benih ikan Nila yang diharapkan bisa menghidupkan kembali potensi-potensi perikanan air tawar.

Dijelaskan, dengan pemanfaatan potensi waduk untuk pembudidayaan perikanan air tawar akan turut mendorong kedaulatan protein oleh kemampuan penyediaan dalam negeri sendiri.

"Waduk Sermo juga kawasan bebas memancing bagi masyarakat. Melalui tebar benih Ikan Nila diharapkan bisa lebih mendorong tumbuhnya ekowisata, melalui kegiatan memancing oleh para wisatawan,"sebutnya. 

Tebar benih ikan Nila di Waduk Sermo yang merupakan bantuan pribadi Titiek Soeharto dengan mendatangkan bibitnya langsung dari Kelompok pembudidaya Ikan "Mina Raya" Purwomartani Sleman. Kelompok pembudidaya ikan ini beberapa waktu yang lalu juga memperoleh bantuan dari secara pribadi berupa indukan ikan. 

Dikatakan, selain fungsinya untuk meletarikan perikanan air tawar di Waduk Sermo, tebar benih ikan ini juga dalam rangka mendorong Pokdakan (Kelompok Budidaya Ikan), khususnya pembibitan ikan.

"Diharapkan hal tersebut bermanfaat untuk tumbuh berkembang menjadi salah satu mata rantai terwujudnya kedaulatan pangan,"tutupnya.
[ME. Bijo Dirajo]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: