JUMAT, 19 AGUSTUS 2016

PONTIANAK --- Seorang pria yang mengaku sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia atau TNI ditangkap oleh sejumlah personel Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal XII) Pontianak, Kalimantan Barat.


Pria yang bertato ini tak jelas identitasnya mengaku sebagai anggota TNI Angkatan Udara. Adanya gelagat mencurigakan itu, warga di Kecamatan Pontianak Barat melaporkan ke aparat terdekat, dalam hal ini Markas Komando (Mako) Lantamal XII Pontianak Jalan Komodor Yos Sudarso No. 1 Pontianak.

Demikian hal itu dikatakan Komandan Lantamal XII Pontianak, Brigadir Jenderal TNI (Mar) M. Hari. Jenderal bintang satu ini menuturkan pihaknya telah mengamankan seseorang yang mengaku sebagai oknum TNI Angkatan Udara.

“Adapun kronologi penangkapan oknum TNI AU gadungan tersebut, diawali adanya laporan dari salah satu tukang parkir daerah Sungai Jawi ke pihak Lantamal XII, mereka merasa ketakutan dikarenakan ada seseorang yang mengaku oknum TNI dengan mengunakan atribut yang bukan seragam resmi TNI AU tetapi memiliki identitas kartu pengenal salah satu personel Lanud Supadio,”ucap Komandan Lantamal XII Pontianak Brigadir Jenderal TNI (Mar) M. Hari, Jumat (19/8/2016).

Dikatakan M. Hari, personel staf Intelijen Lantamal XII Pontianak untuk bergerak menuju lokasi tempat kejadian oknum TNI AU gadungan tersebut berada. 

“Pihak Lantamal XII setelah tiba dilokasi langsung menanyakan yang bersangkutan atas kebenaran identitas yang dimiliki,” kata M. Hari.

Disebutkan M. Hari, personel Staf Intelijen Lantamal XII Pontianak segera menindaklanjuti perintah tersebut. Sejurus kemudian,  yang bersangkutan dibawa ke Mako Lantamal XII Pontianak untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut.

“Saat pengeledahan tas yang dimiliki yang bersangkutan berhasil ditemukan beberapa barang-barang yang bukan miliki bersangkutan, antara lain 1 buah passport, 3 buah SIM, 3 buah Al Qur’an, 1 buah sangkur, 1 buah pisau dapur, 1 buah pisau kecil, 1 buah obeng, 1 buah telepon seluler dan 1 buah kartu pengenal identitas personel Lanud Supadio Pontianak,” kata M. Hari.


Lebih lanjut M. Hari menjelaskan, pihak Lantamal XII Pontianak berkoordinasi dengan pihak Lanud Supadio Pontianak dan Polsek Pontianak Barat. Lalu kemudian yang bersangkutan diserahkan ke pihak Polsek Pontianak Barat untuk ditindaklanjuti proses penyelidikan.
[Aceng Mukaram]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: