JUMAT, 5 AGUSTUS 2016

YOGYAKARTA --- Maraknya aksi kampanye hijau dan pentingnya kendaraan ramah lingkungan, membuat alat transportasi konvensional berupa sepeda kayuh atau onthel banyak digunakan lagi. Hal itu kemudian ditangkap sebagai peluang berinovasi bagi sejumlah mahasiswa Universitas Gajah Mada, dengan membuat alat pemindah gir atau gigi roda sepeda onthel secara otomatis.


Maraknya kembali penggunaan sepeda kayuh di berbagai daerah, telah membuat produsen sepeda menciptakan beragam jenis sepeda dengan berbagai keunggulannya masing-masing. Mulai dari sepeda lipat, sepeda gunung yang memiliki pegas sehingga mampu mengurangi hentakan, hingga sepeda berbahan logam ringan sehingga memudahkan penggunanya ketika harus menjinjing atau mengangkatnya.

Namun dari sekian ragam inovasi sepeda kayuh itu, belum ada sepeda kayuh yang diproduksi dengan alat pemindah gir atau transmisi sepeda kayuh secara otomatis. Karenanya, sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada mencoba mengembangkan sebuah alat pemindah transmisi sepeda onthel atau kayuh yang bisa bekerja otomatis.

Salah satu tim teknik pembuat alat pemindah transmisi sepeda kayuh otomatis, Dyah Nur Suci, ditemui Jumat (5/8/2016), mengatakan, dengan menggunakan alat transmisi otomatis itu gir sepeda akan berpindah posisi sesuai dengan kecepatan sepeda. Jika dalam posisi menanjak, gir sepeda akan beralih ke gir besar sehingga pengguna a­kan menggenjot lebih ringan, demikian pula sebaliknya.


Alat pemindah gir sepeda onthel atau transmisi otomatis itu, kata Dyah, diberi nama Tompel. Artinya, Transmisi Otomatis Sepeda Onthel. Alat tersebut bekerja secara mekanis dan tanpa daya listrik.

Ke depan, lanjut Dyah, alat tersebut masih akan dikembangkan lagi untuk mendapatkan hasil lebih sempurna, sembari mencari mitra kerja untuk memasarkan alat tersebut. 

"Alat ini bisa dipasang di semua jenis sepeda,"pungkasnya.
[Koko Triarko] 
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: