RABU, 17 AGUSTUS 2016

SOLO --- Ratusan siswa Kelompok Bermain, dan Taman Kanak-Kanak di Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu pagi (17/8/2016) melakukan pawai Kemerdekaan keliling kampung sekitar. Kegiatan yang digelar PAUD KB/TK Fatimah, Purbayan, Baki, Sukoharjo ini untuk menumbuhkan sikap nasionalisme dan Patriotisme di hari Kemerdekaan. 


Kepala Sekolah KBTK Fatimah Ria Winanti mengatakan, di era saat ini sangat penting memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai nasionalisme sejak dini. Dengan melibatkan anak-anak yang usianya dini menjadikan sikap nasionalisme dan patriotisme ini akan tumbuh kembang di setiap generasi yang akan datang. 

"Tujuan kita digelarnya Pawai Kemerdekaan ini untuk menanamkan sejak dini arti perjuangan yang dilakukan para pejuang terdahulu untuk kemerdekaan. Mereka di generasi penerus bangsa tidak boleh lupa akan apa yang telah diberikan untuk kita. Dengan semangat kemerdekaan, tugas generasi saat ini adalah melanjutkan cita-cita luhur bangsa Indonesia," ujar Ria Winarni disela-sela pelaksanaan pawai. 


Dikatakan lebih lanjut, tak kurang dari 250 siswa Kelompok Bermain dan TK ikut terlibat dalam Pawai Kemerdekaan. Setiap kelompok juga diberikan kelonggaran untuk membawa atribut nasionalisme. Pawai sendiri mengelilingi sekitar kampung yang berada di lingkungan sekolah, dengan harapan memberikan informasi sekaligus sosialiasi kepada masyarakat. 

"Yang lebih penting adalah bagaimana anak-anak bisa ikut bersama-sama mewarnai kemerdekaan tahun ini, dan mewariskan semangat perjuangan," imbuhnya. 


Sementara itu, salah satu guru Nita Widiastuti menambahkan, Pawai Kemerdekaan yang digelar ini selain memperingati HUT ke 71, juga untuk mempererat persatuan dan kesatuan terhadap anak. Sebab, meski satu sekolah, anak-anak tidak saling kenal karena berbeda kelas dan lokasi yang digunakan dalam proses belajar mengajar. 

"Melalui Pawai ini anak-anak bisa semakin kenal, jika sebelumnya sudah kenal bisa semakin akrab. Bisa untuk menjalin persatuan dan kesatuan," urainya. 

Pawai Kemerdekaan ini juga dimeriahkan dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia disepanjang jalan, serta membawa berbagai poster yang berisi Nasionalisme. (Harun Alrosid)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: